Pentingnya Penggunaan APD yang Tepat Guna

    Raka Lestari - 09 April 2020 14:07 WIB
    Pentingnya Penggunaan APD yang Tepat Guna
    Ilustrasi-Antara/Ndee
    Jakarta: Di tengah pandemi covid-19, penggunaan alat pelindung diri (APD) sangatlah diperlukan. Hal ini penting mengingat APD dapat mencegah penularan covid-19. Terutama bagi para tenaga kesehatan yang setiap harinya harus berhadapan langsung dengan para pasien yang terinfeksi covid-19.

    “Pada situasi pandemi covid-19 ini APD sangat diperlukan. Kebutuhan APD sangat tinggi sementara ketersediaan APD sangat terbatas. Pada masa covid-19, APD tidak hanya dibutuhkan oleh dokter tetapi juga pasien dan masyarakat,” ujar dr. Bambang Wibowo, Sp. OG (K) MARS, Ditjen Yankes Ketua Aliansi Telemedis Indonesia dala konferensi pers di Kantor Graha BNPB, Jakarta, Kamis, 9 April 2020.

    Bambang menjelaskan bahwa penggunaan APD yang tepat guna bakal mampu mencegah transmisi SARS-CoV-2. Yaitu virus yang dapat menyebabkan covid-19.

    “Selain itu, penggunaan APD yang tepat guna juga diharapkan dapat membantu tetap terjaganya ketersediaan APD selama pandemi,” ujar Bambang.

    “Penggunaan APD yang tepat guna juga akan mampu bertindak sebagai penghalang antara bahan infeksius seperti virus dan bakteri pada mulut, hidung, atau selaput lendir di mata. APD juga berfungsi sebagai pengalang untuk penularan kontaminan seperti darah, cairan tubuh, atau sekresi pernapasan,” tutur Bambang.

    Dalam menggunakan APD harus disertai dengan praktik pengendalian infeksi lainnya oleh petugas kesehatan atau dokter atau perawat seperti mencuci tangan, etika ketika batuk atau bersin, serta pemindahan atau pembuangan APD yang telah digunakan atau terkontaminasi. Hal itu dilakukan untuk mencegah terpaparnya pemakai atau orang lain dengan barang infeksius.

    “Prinsip-prinsip yang harus dipenuhi dalam pemilihan APD yaitu harus dapat memberikan perlindungan terhadap bahaya-bahaya yang spesifik atau bahaya-bahaya yang dihadapi seperti percikan, kontak langsung maupun tidak langsung. APD juga harus nyaman digunakan dan dapat digunakan secara fleksibel, tidak menimbukan bahaya tambahan, tidak mudah rusak, memenuhi ketentuan standar pemeliharaan, dan tidak membatasi gerakan tenaga kesehatan,” jelas Bambang.

    Ada beberapa jenis APD yang selama ini ada di pasaran seperti masker (masker N95, masker bedah, masker kain), pelindung wajah, pelindung mata, gaun celemek (apron), sarung tangan, pelindung kepala dan sepatu pelindung.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id