Pakai Masker saat Bersepeda? Ini Penjelasan Medisnya

    Sunnaholomi Halakrispen - 30 Juli 2020 14:05 WIB
    Pakai Masker saat Bersepeda? Ini Penjelasan Medisnya
    Ilustrasi-Freepik
    Jakarta: Bersepeda adalah salah satu olahraga atau kegiatan fisik yang tengah digemari banyak masyarakat. Namun, masih menjadi perdebatan tentang bagaimana memakai masker yang tepat saat bersepeda. Sebagian orang mengatakan boleh, sebagian lain menolak.

    "Pakai masker itu kalau ditanya soal baik atau tidak, ya biasanya tentu tidak. Tetapi kondisinya saat ini berbeda. Masker menjadi suatu kewajiban," ujar Ketua Sports, Shoulder, Spine, & Foot & Ankle Clinic Siloam Hospitals Kebon Jeruk, dr. Henry Suhendra, Sp.OT., dalam webinar Pelayanan Komprehensif untuk Cidera Olahraga, Kaki, Pergelangan Kaki, Bahu, dan Tulang Belakang di Masa Pandemi, Siloam Hospitals Kebon Jeruk.

    "Saya sering sepeda di area GBK (Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta). Itu karena hoax yang kayak gitu (masker bisa bikin jantungan dan segala macam), sehingga orang banyak yang melepas masker. Padahal kan itu berbahaya loh," tambahnya.

    Penggunaan masker saat ini, menurut dr. Henry, adalah hal yang wajib diterapkan seluruh masyarakat. Sebab, berolahraga memang harus menggunakan masker sesuai dengan edaran dari pemerintah.

    Terkait apakah masker memengaruhi atau mengakibatkan penyempitan pada saluran pernapasan, hal ini perlu diperhatikan. Ketika bersepeda, tidak serta merta hanya menggowes. Akan tetapi, penting memerhatikan heart rate.

    "Logikanya adalah kalau sekarang kan beredar pandangan jangan pakai masker loh karena bisa serangan jantung. Kalau begitu yang main sepeda itu serangan jantung semua dong? Kita sudah pakai masker terus tidak ada kena serangan jantung," papar dr. Henry.

    Maka dari itu, harus dipastikan kembali apakah pasien yang terkena serangan jantung saat bersepeda itu memiliki gejala gangguan jantung atau tidak. Dengan kata lain, jangan digeneralisir atau disama-ratakan tentang efek penggunaan masker dengan bersepeda.

    Sebab, sudah ada beberapa penelitian juga yang menjelaskan tentang bersepeda dan penggunaan masker. Jadi, secara garis besar, tidak ada perbedaan pengaruh oksigen yang masuk ke tubuh antara orang yang bersepeda menggunakan masker dan orang yang bersepeda tidak menggunakan masker.

    Bahkan, para atlet pun bersepeda tetap menggunakan masker di tengah pandemi covid-19. Hal ini untuk meminimalisir penyebaran virus SARS-CoV-2 saat sedang atau setelah bersepeda.


    (FIR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id