Perbedaan Orang dengan Masalah Jiwa dan Orang dengan Gangguan Jiwa

    Kumara Anggita - 14 Mei 2020 20:17 WIB
    Perbedaan Orang dengan Masalah Jiwa dan Orang dengan Gangguan Jiwa
    Ada perbedaan antara Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK), dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Berikut ini penjelasan lebih lanjut. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Jakarta: Tahukah Anda bahwa orang yang memiliki masalah secara psikologis bisa disebut dengan dua istilah yaitu orang dengan masalah jiwa dan orang dengan gangguan jiwa. Apa yang membedakan kedua hal ini?

    Orang dengan masalah kejiwaan

    Semua orang memiliki keluhan psikologis masing-masing dan orang dengan masalah kejiwaan adalah mereka yang merasa cemas, khawatir, takut namun tetap bisa beraktivitas seperti biasa.

    “Perlu diketahui antara Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) dengan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Orang yang memiliki kekhawatiran, kecemasan disebut ODMK, orang dengan masalah kejiwaan ini masih dapat beraktivitas sehari-hari secara normal namun mengalami perasaan tidak nyaman. Atau orang awam sering sebut dengan mengalami luka batin,” jelas Dr. Seger Handoyo, Psikolog dan Ketua HIMPSI mengatakan dalam video BNPB, Kamis, 14 Mei 2020.

    Menurutnya, masalah kejiwaan tak boleh disepelekan karena bila dibiarkan akan merembet ke masalah yang lebih besar. “Luka batin sama dengan luka fisik walaupun kecil harus segera diobati agar tidak membesar agar tak berakibat luka yang lebih serius,” jelasnya.

    “Orang-orang yang mengalami kekhawatiran terhadap virus covid-19 ini, pada awalnya mengalami kecemasan yang wajar yang dihadapi oleh semua orang namun bila kecemasan ini terus berlanjut dia akan menjadi masalah yang serius," ungkapnya.

    "Orang ini akan mengalami kecemasan berlebihan, tidak terkendali dan tidak rasional tentang virus tersebut,” lanjutnya.

    Bila sudah masuk ke kecemasan berlebihan maka dampaknya akan memengaruhi aktivitas sehari-hari. Hubungan Anda terganggu dengan orang-orang, tidak produktif, dan tak bisa berpikir rasional lagi.

    “Kekhawatiran yang berlebihan misalnya dapat membuat orang merasa gelisah, sulit tidur, mudah marah, berkeringat, dan gemetaran,” jelasnya. 

    Orang dengan gangguan jiwa

    Bila sudah memengaruhi aktivitas sehari-hari maka artinya seseorang sudah memiliki gangguan jiwa. Ini artinya orang tersebut membutuhkan pengobatan yang lebih lanjut.

    “Bisa saja berperilaku tidak berani keluar rumah dan bertemu dengan orang lain. Bila sudah seperti itu, maka orang itu akan terganggu fungsinya sehari-hari,” ungkapnya.

    “Status orang ini sudah meningkat dari ODMK menjadi ODGJ,” ungkapnya.

    Itulah perbedaan ODMK dan ODGJ. Tentu kita tak mau ada peningkatan ODGJ di Indonesia. Oleh karena itu, jaga kesehatan mental Anda. Bila ada permasalahan hubungi psikolog atau psikiater untuk meminta bantuan yang terarah. Saat ini telah banyak bantuan secara psikologi yang bisa Anda dapatkan via online selama masa pandemi. Manfaat kesempatan tersebut dan cari yang paling tepat bagi Anda.



    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id