Cara Aman Belanja Bahan Makanan selama Pandemi Covid-19

    Sunnaholomi Halakrispen - 23 Mei 2020 09:08 WIB
    Cara Aman Belanja Bahan Makanan selama Pandemi Covid-19
    Ketika hendak berbelanja bahan makanan untuk persediaan di rumah, ada bisa melakukannya dengan menerapkan protokol kesehatan. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Masyarakat diimbau untuk di rumah saja jika tidak ada hal mendesak. Namun ketika hendak berbelanja bahan makanan untuk persediaan di rumah, ada bisa melakukannya dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan RI.

    Selain itu, dikutip dari The Healthy, para pakar menyatakan ada tips aman berbelanja bahan makanan selama covid-19 untuk mengurangi risiko penularan. Pertama, berbelanjalah secara online. Tetapi jika tidak memungkinkan, buatlah perencanaan matang sebelum pergi berbelanja di luar rumah.

    1. Siapkan daftar belanjaan

    Simpan daftar belanjaan tentang apa saja yang Anda butuhkan di supermarket atau pasar, sehingga Anda bisa mendapatkan semuanya tanpa membuang banyak waktu. Hal ini disampaikan oleh Diane Rigassio Radler, PhD, direktur Institute for Nutrition Intervensi di Rutgers School of Health Professions di Newark, New Jersey. 

    "Anda tentu tidak ingin berlari ke pasar setiap hari, jadi rencanakan sebelumnya dan jadwalkan perjalanan ke pasar setiap minggu atau 10 hari. Tetapi, ini bukan alasan untuk menimbun makanan atau persediaan lain," paparnya.

    2. Hindari jam sibuk untuk menjaga jarak fisik

    Cobalah untuk pergi ke supermarket pada saat-saat orang tidak aktif berbelanja. Banyak toko grosir sekarang mencantumkan jam belanja, sehingga orang-orang yang dianggap berisiko tinggi dapat berbelanja dengan relatif aman.

    Kemudian, ingatlah untuk menjaga jarak setidaknya dua meter dari orang lain di toko itu, kata Aline M. Holmes, RN, profesor rekanan klinis di Divisi Praktik Perawatan Lanjutan di Rutgers School of Nursing di Newark, New Jersey. Akhir-akhir ini, toko bahan makanan berusaha membuat ini lebih mudah dilakukan dengan ditentukannya batas jarak apda baris antrean di kasir.

    "Beberapa toko membuat lorong satu arah untuk memudahkan akses jalan dan jarak antar pelanggan. Kemudian banyak toko kelontong yang membatasi jumlah orang yang berbelanja pada satu waktu, jadi mungkin ada garis di luar pintu toko," paparnya.

    3. Tutupi wajah dan tangan

    CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat) sempat menyatakan bahwa perlindungan wajah selama pandemi covid-19 sangatlah penting. Maka dari itu, pakailah penutup wajah di tempat-tempat umum, seperti dengan masker dan face shield. "Pakai penutup wajah atau buat masker Anda sendiri untuk melindungi diri saat berbelanja," tutur Radler. 

    Seperti halnya dengan tangan Anda, sarung tangan dapat menjadi pilihan jika Anda harus menyentuh berbagai barang di toko. Hal tersebut dijelaskan oleh Robert Glatter, MD, seorang dokter darurat di Lenox Hill Hospital di New York City. 

    "Pastikan Anda menggunakan gel khusus tangan untuk membersihkan sarung tangan sebelum melepasnya (bisa dengan hand sanitizer), dan kemudian bersihkan tanganmu lagi setelah kamu melepasnya."

    4. Bersihkan pegangan keranjang belanja

    Menurut sebuah studi pada bulan Maret 2020 di The New England Journal of Medicine (NEJM), virus corona baru dapat tetap berada di permukaan keras seperti plastik dan stainless steel hingga tiga hari. Oleh karena itu, barang-barang seperti keranjang belanja atau pegangan keranjang cenderung menjadi yang paling rentan terkena virus.

    Hindarilah risiko Anda dengan menyeka pegangan keranjang belanja dan permukaan yang kerapkali Anda sentuh, dengan tisu pembersih berbasis alkohol atau tisu disinfektan. Beberapa toko menyediakan tisu pembersih, tetapi lebih baik Anda menyiapkannya dari rumah untuk berjaga-jaga.

    "Jika seseorang menyentuh barang dari rak toko lalu bersin dan ternyata ada virus corona baru yang menempel di produk, kuman bisa berada di sana," tuturnya. 

    5. Bayar dengan aplikasi

    Gunakanlah pembayaran menggunakan cashless atau berbasis aplikasi untuk menghindari penyebaran virus melalui uang tunai. 

    "Menggunakan aplikasi berarti tidak ada sentuhan uang tunai atau terlibat dengan mesin kartu kredit yang dapat terkontaminasi virus. Jika Anda memiliki tisu, pertimbangkan untuk menyeka mesin sebelum digunakan dan juga membersihkan tangan Anda atau menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol jika Anda memegang uang."





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id