Tips Memasak dan Hindari Keracunan Makanan

    Sunnaholomi Halakrispen - 20 Januari 2020 14:56 WIB
    Tips Memasak dan Hindari Keracunan Makanan
    Lakukan tips berikut ini saat memasak untuk melindungi diri Anda dan keluarga dari sakit. (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Bagi banyak orang, dapur adalah jantung rumah. Ini adalah tempat di mana keluarga dan teman-teman terikat saat mereka menyiapkan makanan. Tapi juga tempat di mana potensi keracunan makanan bisa saja mengintai.

    Anda bisa keracunan makanan saat makan atau minum sesuatu yang tercemar sejumlah bakteri, virus, atau parasit. Gejala umumnya, termasuk diare, muntah, dan demam.

    Biasanya, infeksi ini ringan dan hilang dengan sendirinya. Namun, kadang-kadang, bisa sangat buruk Anda dan mengharuskan Anda pergi ke rumah sakit.

    Untuk mencegahnya, lakukan tips berikut untuk melindungi diri Anda dan keluarga dari sakit seperti dilansir dari Laura J. Martin, MD melalui WebMD.

    1. Makanan yang harus diperhatikan

    Makanan dari hewan jelas merupakan hal yang harus sangat diperhatikan. Hati-hati dengan makanan mentah, seperti telur, daging, kerang, ikan dalam gulungan sushi, susu yang tidak dipasteurisasi, atau pun keju lunak.

    Produk hewani bukan satu-satunya hal yang dapat membuat Anda atau orang yang dicintai sakit. Buah dan sayuran mentah bisa juga menjadi sumber keracunan makanan. Perhatikan kecambah mentah, termasuk kacang.

    Mencuci buah-buahan dan sayuran menurunkan kemungkinan Anda terkontaminasi racun. Tetapi, tidak selalu menghilangkan semua kuman yang telah menempel di bahan makanan tersebut.

    Anda juga harus berhati-hati saat menyiapkan makanan di dapur dan membawanya ke piknik atau menyajikannya di meja makan.

    Makanan seperti salad kentang dengan mayones dapat menjadi tempat yang bagus bagi kuman untuk berkembang biak jika terlalu lama berada di tempat yang hangat.

    Jika daging atau produk susu tidak digunakan untuk sementara waktu, jangan menyimpannya. Beli dan langsung olah. "Bakteri di dalamnya dapat melepaskan racun yang tidak dapat dihancurkan dengan memasak, mendinginkan, atau membekukan," tulis Martin.

    Tips Memasak dan Hindari Keracunan Makanan
    (Cuci talenan, piring, peralatan, dan meja Anda dengan sabun dan air hangat. Lakukan setelah makan dan sebelum Anda melanjutkan ke makanan berikutnya. Foto: Pexels.com)

    2. Hidup bersih

    Masalah biasanya bisa dicegah saat Anda menangani makanan dengan aman. Lakukanlah langkah sederhana untuk menjadikan dapur Anda sebagai zona aman.

    Pertama, Anda dan semua orang di rumah tangga Anda harus membersihkan dan mencuci tangan Anda dengan air sabun dan air mengalir. Setidaknya, selama 20 detik sebelum dan sesudah memegang makanan.

    Anda juga harus mencuci tangan dengan baik setelah menggunakan kamar mandi, mengganti popok, dan menyentuh hewan peliharaan. Selain itu, hindari menyiapkan makanan jika Anda mengalami diare.

    Anda juga harus sering membersihkan meja dan permukaan lainnya. Sebab, bakteri dapat menyebar ke seluruh dapur, bahkan masuk ke talenan, peralatan masak, dan keramik dapur Anda.

    Cuci talenan, piring, peralatan, dan meja Anda dengan sabun dan air hangat. Lakukan setelah makan dan sebelum Anda melanjutkan ke makanan berikutnya.

    Gunakan talenan berbahan plastik atau bahkan lain yang tidak keropos. Papan ini harus dicuci dengan sabun dan dibilas dengan air panas setiap setelah digunakan.

    Pertimbangkan untuk menggunakan handuk kertas untuk membersihkan permukaan dapur. Jika Anda menggunakan handuk kain, sering-seringlah mencucinya hingga bersih.

    3. Pisahkan makanan

    Ketika menangani daging mentah, daging unggas, dan makanan laut jauhkan dari makanan siap saji. Pisahkan menggunakan tempat yang berbeda. Sebab, apabila mereka bercampur, akan terjadi peristiwa yang disebut kontaminasi silang.

    Jika memungkinkan, gunakan talenan yang berbeda untuk memotong produk daging mentah. Kemudian, cuci talenan, piring, dan peralatan dengan sabun dan air panas setelah bersentuhan dengan daging mentah, unggas, maupun makanan laut.

    4. Jaga makanan tetap dingin

    Dinginkan makanan dengan cepat, karena suhu dingin mencegah bakteri berbahaya tumbuh dan berkembang biak. Simpan makanan yang mudah rusak, makanan siap saji, dan sisa makanan Anda, ke dalam kulkas freezer.

    Bekukan makanan dan jangan pernah mencairkan makanan pada suhu kamar atau di udara yang panas. Jika ingin memasak makanan yang telah dibebukan, lelehkan makanan di lemari es yang tidak beku, lalu di bawah air mengalir atau di dalam microwave.

    Ketika ragu, buang saja bahan makanan Anda itu. Meskipun, tidak baik untuk membuang-buang makanan. Akan tetapi, jangan tergoda untuk mengonsumsi makanan, jika Anda tidak yakin kebersihannya dari kuman dan bakteri jahat.





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id