Cara Terbaik Berjemur demi Kesehatan Kulit

    Sunnaholomi Halakrispen - 14 September 2019 15:33 WIB
    Cara Terbaik Berjemur demi Kesehatan Kulit
    dr. Susie Rendra, Sp. KK - Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin--Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen,
    Jakarta: Bagi Anda yang sering menjalankan aktivitas di luar ruangan, kulit harus selalu diperhatikan. Sebab, risiko terburuk adalah terkena kanker kulit. 

    Namun tidak ada salahnya untuk berjemur, asalkan dengan cara yang tepat. Waktu merupakan salah satu hal yang harus menjadi patokan.

    "Jemur di pagi hari bisa dalam waktu panjang. Tapi kalau siang ya sebentar saja. Jangan sampai sudah sunburn," ujar dr. Susie Rendra, Sp. KK - Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin yang berpraktik di RS Pondok Indah - Puri Indah di Penang Bistro Jalan Pakubuwono VI No.2 Senayan, Jakarta Selatan.

    Apabila terjadi sunburn, kulit akan menjadi kering, kusam, dan warnanya kemerahan. Bahkan, ada orang yang warna kulitnya berubah menjadi cenderung gosong atau kehitaman atau yang sebagian orang sebut dengan eksotis.

    "Ada juga suntan yang bikin kulit eksotis cenderung gosong. Saya menganut sjnar matahari pagi supaya kulitnya enggak langsung terbakar," tuturnya.

    Ia memaparkan bahwa ketika sinar matahari muncul, UV (ultra violet) sudah keluar. Bahkan di waktu pagi hari. Namun, intensitasnya yang masih terbilang rendah. 

    Semakin terik sinar mentari, maka semakin banyak UV yang keluar. Berjemur di pagi hari pun bisa membuat kita lebih bersantai untuk mengatur durasi atau lamanya waktu berjemur.

    "Kalau panas banget kita enggak punya spare waktu lebih panjang. Kalau pagi kita masih punya spare waktu untuk berjemurnya kelamaan atau lupa berenti berjemur," paparnya.

    Sementara itu, manfaat baik dari berjemur, kata dr. Susie, memberikan tambahan vitamin D yang penting bagi tubuh. Sebab, tanpa vitamin D yang cukup, penyerapan kalsium tidak bisa bekerja secara maksimal.

    Sementara itu, kebanyakan orang Amerika menghindari berjemur karena memiliki risiko kanker kulit yang besar. dr. Susie menyatakan, Pemerintah Amerika bahkan tidak menganjurkan anak-anak untuk jemur karena beban kesehatannya tinggi. 

    "Jadi berjemur bisa asal jagan sampai sunburn. Orang yang semakin sering berjemur bisa mengalami agig proses lebih cepat. Risiko kanker kulit pun meningkat. Lihat dulu tujuan berjemur itu," imbuh dia.

    Apabila Anda berjemur dengan tujuan untuk mengikuti ajang lari maraton di jam 6-7 pagi hari yang sudah ada sinar matahari, Anda harus melindungi kulit dengan menggunakan sunscreen. Berasan SPF pada sumscreen menjadi kunci utamanya.

    "Kalau berjemur untuk mendapatkan vitamim D ya enggak usah pakai sunscreen. Kalau pakai sunscreen jadi tidak maksimal dong. Jangan lupa, supaya enggak suntan, berjemurnya mulai dari pagi hari," pungkasnya.



    (YDH)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id