Masalah Gigi Bisa Bikin Kelahiran Prematur

    Kumara Anggita - 15 November 2019 08:00 WIB
    Masalah Gigi Bisa Bikin Kelahiran Prematur
    Ilustrasi- Pexels
    Jakarta: Kelahiran prematur terjadi karena berbagai faktor. Salah satunya yang mungkin Anda tidak menyangkanya adalah karena masalah gigi yang tak disembuhkan. Apa kaitannya masalah gigi dengan kelahiran prematur?

    Dokter Obstetri dan Ginekologi Konsultan Fetomaternal RSCM, Ali Sungkar, mencoba menjelaskan. Menurutnya, itu karena Periodontal disease. Yaitu penyakit yang mampu mengeluarkan racun. Hal inilah memicu kontraksi.

    "Periodontal disease bisa gusi bengkak, akar gigi, bisa yang lain. Orang biasanya giginya didiamkan, yang ada malah kumannya ada di sana. Itulah yang melepaskan yang kita katakan sebagai toxic. Ini memicu tubuh mengeluarkan respons. Respons ini memicu nantinya ujungnya kontraksi," jelasnya dalam Acara diskusi "Bicara Gozi: Upaya Pencegahan dan Tata Laksana Anak Prematur Agar Tumbih Kembang Optimal" oleh Danone Indonesia di Jakarta.

    Bukan saat hamil saja, bahkan Periodontal Disease yang terjadi sebelum kehamilan juga bisa memicu kelahiran prematur.

    "Ini terjadinya kapan bisa saat hamil bisa juga bisa sebelum hamil didiamkan terus. Secara tidak sadar kita memelihara kuman di situ," jelasnya.

    Selain masalah gigi, kelahiran prematur terjadi karena berbagai faktor antara lain:
    -Usia ibu yang terlalu muda saat terjadi kehamilan
    -Ibu yang hamil dengan anak kembar dua atau lebih
    -Infeksi saat kehamilan
    -Penyakit yang diderita saat hamil (diabetes, anemia, dan lain-lain)
    -Kurangnya nutrisi saat hamil
    -Gaya hidup tidak sehat
    -Gangguan kesehatan mental saat mengandung seperti depresi

    Kelahiran prematur dapat menjadi penyebab komplikasi kondisi kesehatan, baik dalam jangka pendek seperti gangguan pernapasan dan peningkatan risiko infeksi, atau jangka panjang yaitu peningkatan risiko penyakit yang menular seperti hipertensi dan diabetes.

    Kelahiran prematur bisa dicegah sebelum kehamilan terjadi atau saat ibu mempersiapkan kehamilan, hingga sepanjang periode kehamilan. Sementara, anak yang lahir prematur juga masih memiliki kesempatan tumbuh kembang yang sama dengan melakukan tata laksana yang tepat.

    Anda sebagai orang tua bisa memberi nutrisi sejak dini yang berdampak baik pada perkembangan syaraf otak. Pemantauan pertimbuhan anak menggunakan grafik pertimbuhan juga berperan penging untuk memastikan keberhasilan tumbuh kembangnya.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id