Indonesia jadi Tuan Rumah Hari Yoga Internasional Kelima

    Raka Lestari - 18 Juni 2019 15:21 WIB
    Indonesia jadi Tuan Rumah Hari Yoga Internasional Kelima
    Selain Candi Prambannan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia juga bakal menyelenggarakan berbagai kegiatan yoga di beberapa kota. (Foto: Kemenpar)
    Pada 21 Juni, tiap tahunnya dunia akan memperingati Hari Yoga Internasional. Hari Yoga Internasional mempunyai nilai penting bagi Indonesia dan tentunya India.

    Jakarta:
    Yoga merupakan salah satu olahraga yang memiliki banyak manfaat. Baik itu bagi fisik maupun mental. Tak ayal, dewasa ini yoga kian digandrungi oleh masyarakat.

    Pada 21 Juni, tiap tahunnya dunia akan memperingati Hari Yoga Internasional. Tanggal tersebut dipilih oleh Perdana Menteri India saat itu, Narenda Mori. Ia mencetuskannya pada 11 Desember 2014.

    Selain itu, 21 Juni juga merupakan Summer Solstice yang merupakan hari terpanjang dalam setahun di belahan bumi utara dan memiliki makna khusus di banyak bagian dunia.

    Hari Yoga Internasional mempunyai nilai penting. Terutama dalam meningkatkan hubungan antara Indonesia dengan India. Di mana kedua negara ini memiliki kesamaan dalam mengembangkan budaya olah tubuh yoga.

    Pada Hari Yoga Internasional tahun ini (5th International Day of Yoga), Indonesia terpilih untuk menjadi tuan rumah. Di mana Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta akan menggelar Hari Yoga Internasional pada 22-23 Juni 2019 mendatang.

    Selain mendukung penyelenggaraan tersebut, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia juga bakal menyelenggarakan berbagai kegiatan yoga di beberapa kota. Acara yoga ini juga menyatukan Kedutaan Besar India di Jakarta dan Konsulat India di Bali serta Medan. 

    Tak hanya itu, Hari Yoga Internasional kali ini juga menyatukan berbagai departemen dan lembaga pemerintah Indonesia, serta penggemar yoga yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk merayakan Yoga sebagai media untuk menciptakan perdamaian dan harmoni.

    Duta Besar Republik India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat, menilai penyelenggaraan 5th International Day of Yoga tahun ini mempunyai arti sangat penting dalam meningkatkan hubungan kedua negara yaitu India dan Indonesia. Menurutnya, selain meningkatkan kesehatan tubuh dan pikiran, kegiatan yoga juga dapat mendukung kegiatan pariwisata.

    Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar, Nia Niscaya, menjelaskan kegiatan yoga menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan mancanegara (wisman) dari India untuk datang ke Indonesia. Khususnya ke Candi Prambanan Yogyakarta dan Bali sebagai destinasi favorit untuk festival yoga.

    "Bali paling digemari masyarakat India untuk melakukan aktivitas yoga. Juga di Kompleks Candi Prambanan Yogyakarta paling disukai untuk festival yoga," kata Nia Niscaya dalam dalam jumpa pers yang berlangsung di Auditorium Kedutaan Besar India di Kuningan Jakarta, Senin, 17 Juni 2019.
     
    Setahun lalu, penyelenggaraan festival Hari Yoga Internasional ke-4 digelar di tujuh kota besar di Indonesia. Yaitu Malang, Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Bali, Surabaya, dan Medan. Pada momen itu, lebih dari 10 ribu peserta mengikuti berbagai sesi yoga yang diperagakan para guru yang langsung datang dari India.

    Mengenal Berbagai Jenis Yoga




    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id