Dokter Cantik Asal Tiongkok Ini Bersumpah Melawan Virus Korona

    Sunnaholomi Halakrispen - 05 Februari 2020 08:50 WIB
    Dokter Cantik Asal Tiongkok Ini Bersumpah Melawan Virus Korona
    Yuan Herong (Foto: Istimewa)
    Jakarta: Yuan Herong merupakan salah satu selebgram asal Tiongkok. Dalam postingan-nya dia aktif menunjukkan aktivitas kesehariannya. Beragam gambar dan video yang memperlihatkan otot besarnya, ia berhasil mengumpulkan hampir 350.000 pengikut atau followers.

    Dilansir dari Dailystar, perempuan asal Tiongkok itu bersumpah untuk memerangi coronavirus yang kini diyakini sebagai wabah mematikan dan masih menyebar. Blogger yang juga seorang dokter itu tengah berusaha melawan balik wabah mematikan tersebut.

    "Para tabib semuanya dirawat melalui pengobatan tradisional Tiongkok dan pengobatan simtomatik lainnya. Kami akan mencoba yang terbaik untuk melakukan pekerjaan yang baik dalam pencegahan dan perawatan," tulis Yuan melalui akun Instagramnya.

    "Saya seorang dokter. Harus di garis depan. Lakukan yang terbaik untuk membantu epidemi ini," tambah Yuan dalam akun @yuanherong1229.

    Perempuan berwajah bayi atau babyfaced itu menunjukkan tekadnya dengan tetap berada di Tiongkok dan menjalankan rutinitas latihannya seperti biasa. Meskipun, dia sadar betul sedang ada keadaan darurat kesehatan global. 

    “Untuk mencegah infeksi setelah bekerja, saya masih bersikeras menjaga kebugaran di rumah. Gunakan kubis sebagai dumbel," tulisnya sambil memperagakan gaya mengangkat sayuran kubis dalam sebuah foto unggahan. 

    Hal tersebut terjadi setelah kematian koronavirus pertama di luar Tiongkok dikonfirmasi. Sementara itu, seorang pria Tiongkok berusia 44 tahun meninggal di Filipina setelah melakukan perjalanan dari Wuhan di Provinsi Hubei selaku pusat penyebaran penyakit tersebut.

    Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa pria itu tampaknya telah terinfeksi sebelum tiba di Filipina. Pria itu tiba pada 21 Januari 2020 dengan seorang wanita berusia 38 tahun yang masih dalam pengawasan.

    Rabindra Abeyasinghe, perwakilan WHO untuk Filipina, meminta masyarakat tetap tenang. Ia mengatakan, peristiwa tersebut merupakan kematian pertama yang dilaporkan di luar Tiongkok.

    “Namun, kita harus ingat bahwa ini bukan kasus yang didapat secara lokal. Pasien ini berasal dari episentrum wabah ini," tutur Rabindra.

    Sekretaris Kesehatan Francisco Duque III memaparkan, pasien dalam kondisi stabil dan menunjukkan tanda-tanda perbaikan. "Tetapi kondisinya memburuk dengan cepat selama 24 jam," jelasnya.

    Terkait penyebaran coronavirus, sekitar 14.000 orang telah terinfeksi. Lebih dari 300 orang telah meninggal dunia lantaran terpapar virus yang mewabah tersebut.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id