Menyeduh Teh Terlalu Panas Tingkatkan Risiko Kanker Kerongkongan

    Dhaifurrakhman Abas - 23 Maret 2019 12:13 WIB
    Menyeduh Teh Terlalu Panas Tingkatkan Risiko Kanker Kerongkongan
    Menyeduh Teh Terlalu Panas Tingkatkan Risiko Kanker Kerongkongan (Foto: shutterstock)
    Jakarta: Menikmati secangkir teh panas rasanya memang jadi pilihan tepat. Apalagi jika diseduh saat kondisi cuaca sedang amat dingin.

    Tapi tampaknya menyeduh teh panas tak boleh sembarangan saja. Soalnya bisa meningkatkan risiko kanker kerongkongan, demikian temuan sebuah penelitian.

    Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi teh dalam keadaan panas bisa meningkatkan risiko kanker kerongkongan lebih dari dua kali lipat. Adapun kondisi panas yang dimaksud jika yaitu di atas 60 derajat Celcius.

    "Orang mungkin akam menikmati minum teh, kopi, atau minuman panas lainnya. Tapi meminum teh yang sangat panas dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan," kata penulis studi, Farhad Islami dari American Cancer Society.

    Studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Cancer, melibatkan 50.045 penderita kanker berusia 40 hingga 75 tahun. Para peserta didiagnosis menderita kanker lantaran mengonsumsi 700 ml teh per hari atau lebih pada suhu yang lebih tinggi dari 60 derajat Celcius.

    "Gaya hidup ini dikaitkan dengan risiko kanker kerongkongan yang 90 persen lebih tinggi. Ini juga berlaku untuk kopi, coklat panas dan minuman lainnya," ujar Farhadi.

    Farhadi menyarankan menunggu setidaknya empat menit sebelum seseorang hendak menyeduh secangkir teh yang baru dituangkan dari air mendidih. Hal ini justru berdampak baik buat tubuh.

    "Justru dengan cara tersebut, kata dia, dapat mengurangi risiko kanker yang timbul dari kerongkongan hingga perut," tandasnya.

    Kanker kerongkongan masih menjadi momok menakutkan. Merupakan penyakit kanker urutan delapan besar yang paling umum menyerang masyarakat global.

    Melansir Times of India, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan risiko kanker yang terkait dengan minuman di atas 65 derajat Celcius. Peringatan yang diterbitkan pada 2016 lalu menyebutkan bahwa air panas dapat mengiritasi lapisan mulut dan tenggorokan yang dapat memicu tumor.


     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id