• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Minyak Kelapa Dianggap Lebih Baik dalam Mengusir Serangga?

Raka Lestari - 08 November 2018 13:50 wib
Menurut para peneliti, uji lapangan menunjukkan formula alami
Menurut para peneliti, uji lapangan menunjukkan formula alami yang terdapat pada minyak kelapa ini membantu para ternak terhindar dari gigitan lalat. (Foto: Tiara Leitzman/Unsplash.com)

Jakarta: Salah satu manfaat dari minyak kelapa yang mungkin jarang diketahui adalah manfaatnya dalam mengusir serangga. Minyak kelapa dianggap memiliki senyawa yang lebih baik dalam mengusir serangga jika dibandingkan produk pembasmi serangga biasa.

Menurut sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat, lemak yang terdapat dalam minyak kelapa memiliki daya tahan yang kuat dan efektivitas jangka panjang dalam kasus serangga.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports, kandungan asam lemak pada minyak kelapa memiliki daya tahan yang kuat. 

Selain itu minyak kelapa juga efektif dan tahan lama terhadap berbagai serangga seperti nyamuk, kutu, gigitan lalat dan serangga di tempat tidur yang dapat berdampak negatif seperti dengan menularkan penyakit ke manusia dan hewan.

(Baca juga: Lemon Bisa Digunakan untuk Mengusir Nyamuk)


(Menurut sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat, lemak yang terdapat dalam minyak kelapa memiliki daya tahan yang kuat dan efektivitas jangka panjang dalam kasus serangga. Foto: Juan Gomez/Unsplash.com)
 
Tim peneliti yang dipimpin oleh Junwei Zhu menemukan bahwa senyawa minyak kelapa efektif melawan serangga dan kutu yang berada di tempat tidur selama setidaknya satu minggu dalam tes laboratorium.

Menurut para peneliti, uji lapangan menunjukkan formula alami yang terdapat pada minyak kelapa ini membantu para ternak terhindar dari gigitan lalat dibandingkan dengan penggunaan obat serangga biasa dengan tingkat efektif sebesar 95 persen. Sedangkan pembasmi serangga biasa efektivitasnya hanya sebesar 50 persen.

Menurut penelitian tersebut juga, asam lemak yang terdapat dalam minyak kelapa dapat digunakan sebagai penolak nyamuk dengan tingkat efektivitas sebesar 90 persen. "Termasuk juga nyamuk jenis Aedes aegypti yang dapat menularkan virus Zika," sebut penelitian lagi.




(TIN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.