11 Sayuran Tersehat di Dunia

    Sunnaholomi Halakrispen - 10 September 2020 19:30 WIB
    11 Sayuran Tersehat di Dunia
    Satu cangkir (30 gram) bayam mentah menyediakan 56 persen kebutuhan vitamin A harian Anda ditambah seluruh kebutuhan vitamin K harian Anda. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Sayuran dikenal baik untuk kesehatan Anda, karena kebanyakan sayuran rendah kalori, tetapi tinggi vitamin, mineral, dan serat. Di sisi lain, beberapa sayuran menonjol dari yang lain dengan manfaat kesehatan tambahan, seperti melawan peradangan atau mengurangi risiko penyakit.

    Dikutip dari Healthline, berikut ini 11 sayuran tersehat di dunia. Berserta penjelasan mengapa Anda harus memasukkannya ke dalam porsi makanan Anda sehari-hari.

    1. Bayam

    Tanaman hijau berdaun ini menempati urutan teratas sebagai salah satu sayuran tersehat. Hal ini berkat profil nutrisinya yang mengesankan.

    Satu cangkir (30 gram) bayam mentah menyediakan 56 persen kebutuhan vitamin A harian Anda ditambah seluruh kebutuhan vitamin K harian Anda. Total semuanya hanya untuk 7 kalori.
    Bayam juga mengandung banyak antioksidan, yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis.

    Satu studi menemukan bahwa sayuran berdaun hijau tua seperti bayam mengandung beta-karoten dan lutein yang tinggi, dua jenis antioksidan yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker.

    Selain itu, sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa konsumsi bayam bermanfaat bagi kesehatan jantung. Sebab, dapat menurunkan tekanan darah.

    2. Wortel

    Wortel tinggi vitamin C, vitamin K, dan kalium. Kandungan yang lebih menakjubkan, wortel dikemas dengan vitamin A, menyediakan 428 persen dari nilai yang direkomendasikan harian, hanya dalam satu cangkir (128 gram).

    Sayuran ini mengandung beta-karoten, antioksidan yang memberi wortel warna oranye cerah dan dapat membantu pencegahan kanker. Faktanya, satu penelitian mengungkapkan bahwa untuk setiap porsi wortel per minggu, risiko kanker prostat peserta menurun sebesar 5 persen. 

    Studi lain menunjukkan bahwa makan wortel juga dapat mengurangi risiko kanker paru-paru pada perokok. Hal ini dibandingkan dengan mereka yang makan wortel setidaknya sekali seminggu, perokok yang tidak makan wortel memiliki risiko tiga kali lebih besar terkena kanker paru-paru.

    3. Brokoli

    Brokoli termasuk dalam keluarga sayuran silangan. Sayuran ini kaya akan senyawa tanaman yang mengandung sulfur yang dikenal sebagai glukosinolat, serta sulforaphane, produk sampingan dari glukosinolat.

    Sulforaphane penting karena telah terbukti memiliki efek perlindungan terhadap kanker. Sementara itu, dalam satu penelitian pada hewan, sulforaphane mampu mengurangi ukuran dan jumlah sel kanker payudara sekaligus memblokir pertumbuhan tumor pada tikus.

    Makan brokoli juga dapat membantu mencegah jenis penyakit kronis lainnya. Dalam sebuah penelitian pada hewan tahun 2010, ditemukan bahwa mengonsumsi kecambah brokoli dapat melindungi jantung dari stres oksidatif penyebab penyakit dengan secara signifikan menurunkan kadar oksidan.

    Selain kemampuannya mencegah penyakit, brokoli juga sarat dengan nutrisi. Secangkir (91 gram) brokoli mentah menyediakan 116 persen kebutuhan vitamin K harian Anda, 135 persen kebutuhan vitamin C harian, dan folat, mangan, dan kalium dalam jumlah yang baik.

    4. Kubis Brussel

    Seperti brokoli, kubis brussel adalah anggota keluarga sayuran cruciferous dan mengandung senyawa tanaman yang meningkatkan kesehatan. Kubis Brussel juga mengandung kaempferol, antioksidan yang sangat efektif dalam mencegah kerusakan sel. 

    Satu penelitian pada hewan menemukan bahwa kaempferol terlindung dari radikal bebas, yang menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel dan dapat berkontribusi pada penyakit kronis.
    Konsumsi kubis brussel juga dapat membantu meningkatkan detoksifikasi. Satu studi menunjukkan bahwa makan kubis Brussel menyebabkan peningkatan 15-30 persen pada beberapa enzim spesifik yang mengontrol detoksifikasi, yang dapat menurunkan risiko kanker kolorektal.

    Selain itu, kubis Brussel sangat padat nutrisi. Setiap porsi menyediakan banyak vitamin dan mineral, termasuk vitamin K, vitamin A, vitamin C, folat, mangan, dan kalium.

    Halaman Selanjutnya
    5. Kale Seperti sayuran hijau…
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id