Mengapa Saat Berpuasa Mulut Berbau Kurang Sedap?

    Raka Lestari - 15 Mei 2020 07:00 WIB
    Mengapa Saat Berpuasa Mulut Berbau Kurang Sedap?
    Gangguan pencernaan seperti asam lambung juga bisa menjadi penyebab terjadinya bau mulut pada saat berpuasa. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Jakarta: Memasuki bulan puasa, salah satu permasalahan yang cukup sering dialami adalah bau mulut yang kurang sedap. Mulut yang berbau kurang sedap ini bisa menunjukkan adanya gangguan pada gigi dan mulut yang mungkin terjadi pada saat sedang berpuasa. 

    “Mekanismenya seperti ini, pada saat puasa mulut akan kering karena tidak mengunyah apapun. Otomatis sekresi air liur akan berkurang. Dan mulut yang kering tersebut akan menyebabkan kuman berkembang biak dengan baik. Itulah kenapa pada saat puasa mulut kita berbau kurang sedap,” ujar drg. Anggi Pratiwi dalam sesi Facebook Live Session bersama Listerine, Kamis, 14 Mei 2020. 

    Selain itu, menurut dr. Anggi faktor makanan yang dikonsumsi pada saat sahur dan berbuka puasa juga bisa menjadi penyebab mengapa terjadi bau mulut saat berpuasa. “Makanan yang beraroma kuat seperti bawang juga bisa memengaruhi bau mulut yang terjadi,” katanya.

    “Untuk mencegah hal tersebut, tips yang bisa dilakukan adalah dengan banyak minum air putih. Selama puasa tetap harus minum air putih sebanyak dua liter, dua gelas pada saat berbuka, empat gelas pada saat makan malam sampai tidur, dan dua gelas pada saat sahur. Selain itu juga jangan lupa perbanyak mengonsumsi buah dan sayur,” tambah dr. Anggi.

    Ia juga menambahkan bahwa gangguan pencernaan seperti asam lambung juga bisa menjadi penyebab terjadinya bau mulut pada saat berpuasa. Untuk mencegahnya, menurut dr. Anggi penting sekali untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut saat berpuasa salah satunya dengan rajin menyikat gigi.

    “Selain menyikat gigi, flossing juga merupakan salah satu bagian penting dari rangkaian perawatan mulut. Meskipun memang, flossing merupakan metode mekanik yang hanya dapat menjangkau permukaan gigi yang dapat terlihat saja,” ujar dr. Anggi.

    Untuk kesehatan gigi dan mulut yang lebih maksimal, dr. Anggi menyarankan untuk menambahkan tahapan berkumur secara menyeluruh di mana berkumur dapat membantu melawan dan melenyapkan sisa-sisa bakteri yang bersarang di mulut, terutama gigi dan gusi.




    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id