Mitos tentang Insomnia

    Sunnaholomi Halakrispen - 24 Juli 2019 13:48 WIB
    Mitos tentang Insomnia
    Ilustrasi--(Foto: expertbeacon.com)



    Alkohol memang membantu Anda tertidur. Tapi ketika alkohol dapat menyebabkan gangguan, tidur gelisah, atau mungkin membuat Anda bangun lebih awal.


    Jakarta:
    Ada sejumlah mitos tentang insomnia atau kesulitan saat tidur di malam hari. Salah satunya, minum minuman beralkohol yang katanya akan membantu Anda tidur lebih cepat dan nyenyak. Nyatanya, hal tersebut hanyalah mitos.

     



    Mungkin alkohol membantu Anda tertidur. Tapi ketika alkohol bergerak melalui tubuh Anda, justru dapat menyebabkan gangguan, tidur gelisah, atau mungkin membuat Anda bangun lebih awal. Berikut mitos lainnya seputar insomnia seperti dilansir WebMD.

    1. Insomnia, ada masalah psikologis

    Memang benar bahwa masalah psikologis dapat menyebabkan insomnia. Faktanya, stres merupakan alasan utama orang mengalami kurang tidur. Tapi itu bukan satu-satunya pemicu insomnia.

    Banyak hal yang dapat menyebabkan insomnia. Beberapa di antaranya, kebersihan tidur yang buruk, penyakit, efek samping obat, sakit kronis, sindrom kaki gelisah, atau sleep apnea.

    2. Menonton membantu tidur

    Sangat menggoda untuk mencoba bersantai dengan menonton TV atau menggunakan komputer atau smartphone sebelum tidur, tetapi keduanya justru bisa merangsang mata Anda. Cahaya juga kebisingan TV dan komputer bisa sangat menarik, dapat mengurangi kadar melatonin otak.

    Seharusnya, kadar melatonin Anda meningkat di sekitar waktu tidur untuk membantu Anda tertidur. Apabila Anda perlu sedikit kebisingan untuk membantu Anda tertidur, cobalah mendengarkan musik yang menenangkan sebelum Anda tidur.

    3. Pil tidur berisiko

    Memang benar pil tidur yang dijual saat ini lebih aman dan lebih efektif dibandingkan banyak obat yang dijual pada zaman dahulu. Tetapi semua obat memiliki potensi risiko, termasuk risiko ketergantungan.

    Sebelum mengonsumsi pil tidur, selalu berbicara dengan dokter Anda. Beberapa alat bantu tidur dapat membantu meringankan gejala insomnia sementara waktu, tapi tidak dapat menyembuhkan insomnia.

    Pendekatan terbaik untuk menangani insomnia bisa dengan menyelesaikan masalah kesehatan yang mendasarinya. Selain itu, mengatasi masalah lingkungan tidur Anda yang membuat Anda kurang nyaman tidur.

    4. Mengganti tidur yang terlewatkan

    Tidak mungkin Anda benar-benar bisa tidur nyenyak. Tidur dalam satu atau dua hari seminggu atau selama akhir pekan, bisa mengganggu jam tubuh alami Anda.

    Gangguan itu mungkin membuat Anda lebih sulit untuk tidur di waktu berikutnya. Justru, satu-satunya cara untuk mengejar ketinggalan waktu tidur ialah dengan kembali ke jadwal tidur yang teratur. Tubuh Anda pun akan terbiasa nantinya.

    5. Tidur siang bantu imbangi insomnia

    Tidur siang memengaruhi setiap orang secara berbeda. Bagi sebagian orang, tidur siang singkat selama 10 hingga 20 menit yang dilakukan tengah hari bisa menyegarkan tubuh. Namun, bagi banyak orang yang mengalami insomnia, tidur siang dapat mengurangi dorongan tidur otak, bisa membuatnya lebih sulit untuk tertidur di malam hari.

    6. Masalah tidur akan pergi dengan sendirinya

    Hal ini juga mitos. Sampai Anda tahu apa yang menyebabkan insomnia Anda, mungkin karena stres, obat-obatan, penyakit, atau masalah lain, jangan berharap insomnia bisa hilang dengan sendirinya.

    Jika Anda memiliki masalah tidur atau tidur nyenyak, atau jika Anda secara konsisten lelah setelah tidur malam, Anda mungkin memiliki kelainan tidur. Segera bicarakan dengan dokter Anda tentang perawatan yang tepat.

    Apabila Anda ingin menangani insomnia yang Anda alami, olahraga teratur bisa menjadi cara yang bagus. Teratur berolahraga dapat membantu merangsang tidur yang lebih baik. Tapi sebaiknya, hindari berolahraga terlalu larut.

    Hindari latihan yang terlalu dekat dengan waktu tidur. Setidaknya, selesaikan olahraga dalam dua atau tiga jam sebelum Anda berencana tidur.

    Olahraga terlalu berat pun dapat membuat Anda lebih waspada. Juga meningkatkan suhu tubuh Anda, yang mungkin tetap tinggi selama enam jam.



    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id