• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 21 OKT 2018 - RP 46.708.723.881

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Melamun Berlebihan Pertanda Masalah Mental

Raka Lestari - 11 Oktober 2018 11:15 wib
(Foto: Medical News Today)
(Foto: Medical News Today)

Jakarta: Meski tak selalu buruk, melamun bisa menjadi pertanda masalah pada mental. Terutama jika ini cukup menyita banyak waktu Anda.

"Sama seperti kecanduan video game yang bisa berbahaya dan merugikan kesehatan mental seseorang, melamun juga dapat memberikan dampak yang sama," kata Dr Pavan Sonar, konsultan psikiater dan seksolog dari Mumbai seperti dilansir The Health Site. 

Umumnya, orang-orang melakukan kebiasaan melamun untuk mengurangi emosi, trauma, atau hal-hal negatif yang mereka hadapi. Mereka melakukan hal itu sebagai cara untuk mengatasi berbagai tantangan kehidupan. 

Sayangnya, ketika mereka menemukan beberapa kenyamanan di dunia maya mereka justru kembali menderita di dunia nyata.  Ini menyebabkan kurangnya konsentrasi, penghindaran tugas-tugas mendesak yang membutuhkan perhatian (baik di rumah maupun di tempat kerja), menurunkan produktivitas, bermasalah dalam hubungan, dan masih banyak lagi. 

Melamun berlebihan juga bisa menjadi tanda-tanda dari depresi. 

"Jika seseorang memiliki terlalu banyak pikiran positif tetapi tidak dapat mengubahnya menjadi kenyataan, itu dapat menyebabkan depresi atau gangguan suasana hati lainnya, terutama, ketika Anda menyadari bahwa pikiran Anda tidak membawa Anda ke mana pun," pungkas Sonar.

Lihat video:

 


(DEV)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.