Masker Bedah Biasa Mampu Antisipasi Virus Korona

    Putri Anisa Yuliani - 06 Februari 2020 08:26 WIB
    Masker Bedah Biasa Mampu Antisipasi Virus Korona
    Warga membeli masker di Pasar Pramuka, Jakarta, Selasa (28/1/2020). Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
    Jakarta: Masyarakat Indonesia merasa terancam wabah virus korona. Beragam langkah diambil masyarakat yang khawatir tertular virus, salah satunya memburu masker di toko obat dan swalayan.

    Salah satu sasaran ialah masker N95 yang disebut ampuh menangkal virus. Masker yang memiliki bentuk melingkar dan lebih tebal dari ketimbang masker biasa ini harganya pun melambung seiring tingginya permintaan. Kelangkaan terjadi.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Octavia menyebut warga tidak perlu memburu masker N95 untuk mencegah tertular virus korona maupun virus lain. Sebab, masker ini umumnya dipakai petugas medis yang langsung terpapar ke pasien.

    "Kalau kita merawat di ruang isolasi pasien, nah, itu baru pakai APD lengkap, pakai N95," kata Dwi saat dihubungi, Rabu, 5 Februari 2020.

    Dwi menyebut masker bedah yang berbahan kain tipis sudah cukup untuk melindungi dari paparan virus. Syaratnya, masker dipakai dengan benar.

    Masker bedah yang dimaksud Dwi berbentuk persegi panjang dengan dua warna di dua sisinya, yakni hijau atau warna lainnya di satu sisi dan warna putih di sisi lainnya.

    "Kalau untuk penggunaan sehari-hari, masker bedah biasa," ungkapnya.

    Pemerintah Provinsi DKI saat ini tak punya program pembagian masker gratis. Sebab, masker bedah masih mudah ditemui dan dijual bebas, bahkan di pedagang kaki lima.

    Namun demikian, menangkal virus tak cukup dengan menggunakan masker. "Tetap harus menjaga kebersihan dan kesehatan. Itu yang paling baik," tegasnya.





    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id