Beda Isolasi, Karantina, dan Social Distancing

    Kumara Anggita - 16 Maret 2020 14:26 WIB
    Beda Isolasi, Karantina, dan Social Distancing
    Ini adalah perbedaan isolasi, karantina, dan social distancing dalam penanganan virus korona. (Foto: Dok. A Guide to Social Distancing/YouTube Oregon State University)
    Jakarta: Virus korona covid-19 masih menggemparkan semua orang di belahan dunia. Untuk menghadapinya, setiap negara melakukan kebijakan yang berbeda-beda.

    Ada yang mengisolasi, ada yang melakukan karantina, dan ada pula yang menggunakan metode social distancing.
     

    Apa perbedaan dari tiga hal ini? Berikut penjelasannya:

     

    1. Isolasi

    Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDD), isolasi adalah tindakan yang diambil untuk menerapkan pengendalian infeksi. Biasanya ini dilakukan oleh pihak medis yang berwenang. Isolasi diperuntukkan bagi orang yang telah terinfeksi.

    2. Karantina

    Sementara karantina adalah langkah untuk memisahkan dan membatasi pergerakan orang, yang diduga memiliki penyakit menular untuk melihat apakah mereka benar-benar terinfeksi atau tidak. Karantina diperuntukkan bagi orang sakit dan yang tampak sakit.

    3. Social distancing

    Social distancing berbeda lagi. Ini adalah upaya mengurangi kontak jarak dekat dengan banyak orang baik di dalam atau di luar ruangan. Sebisa mungkin Anda melakukan aktivitas di rumah saja. 

    Saat ini banyak negara yang sepakat untuk menerapkan social distancing, salah satunya Indonesia. Beberapa universitas, sekolah, perusahaan membiarkan pelajar dan pegawainya untuk bekerja dan belajar di rumah. Tak hanya itu, beberapa tempat hiburan pun juga sudah banyak di tutup.

    Saat ini beberapa destinasi wisata telah di tutup selama 14 hari ke depan. Tempat-tempatnya antara lain kawasan Monas, Ancol, Kawasan Kota Tua, TM Ragunan, Anjungan DKI di TMII, TIM, PBB Setu Babakan, Rumah Si Pitung, Pulau Onrust, Museum Sejarah Jakarta, Museum Prasasti, Museum Mh. Thamrin, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Tekstil, Museum Wayang, Museum Bahari Museum Juang.

    Tetaplah jaga kesehatan Anda dan sebisa mungkin tidak melakukan perjalanan yang melibatkan banyak orang. Dengan seperti itu, diharapkan penularan covid-19 tidak membeludak di waktu bersamaan.



    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id