5 Camilan Bergizi untuk Temani Anak Belajar di Rumah

    Sunnaholomi Halakrispen - 14 April 2020 19:32 WIB
    5 Camilan Bergizi untuk Temani Anak Belajar di Rumah
    Berikut adalah daftar camilan ramah anak yang bergizi dan lezat (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Pemerintah telah mengimbau sekolah-sekolah untuk menerapkan sistem belajar di rumah. Saat anak belajar di rumah, camilan bergizi bisa menjadi teman yang layak agar anak pun menjadi lebih fokus belajar tanpa rasa lapar.

    Namun, banyak makanan ringan kemasan untuk anak-anak sangat tidak sehat. Camilan-camilan itu sering kali dipenuhi dengan tepung olahan, gula tambahan, dan bahan buatan. Padahal, waktu mengemil merupakan peluang besar untuk menyelipkan beberapa nutrisi tambahan ke dalam makanan anak Anda.

    Alih-alih makanan ringan yang diproses, isilah perut anak Anda dengan makanan yang akan memberikan energi dan nutrisi. Berikut adalah daftar camilan ramah anak yang bergizi dan lezat.

    1. Popcorn

    Anda mungkin menganggap popcorn sebagai makanan sampah atau junkfood, tetapi sebenarnya popcorn benar-benar biji-bijian bergizi. Syaratnya, Anda tidak menenggelamkannya di topping yang tidak sehat.

    Popcorn bisa menjadi camilan sehat untuk anak-anak. Buatlah popcorn Anda sendiri, dengan mencampurkan jagung kecil yang kemudian dilumuri dengan sedikit mentega, dan taburi keju parut di atasnya.

    2. Seledri dengan selai kacang dan kismis

    Seledri dengan selai kacang dan kismis, kadang-kadang disebut semut di atas kayu. Racikan ini merupakan cara yang menyenangkan untuk membuat anak Anda makan sayur.

    Potong seledri seledri menjadi tiga atau empat potong, sebarkan selai kacang di dalam seledri, dan atur beberapa kismis di atas selai kacang. 

    Gabungan ketiga makanan ini memberikan keseimbangan karbohidrat, protein, dan lemak yang baik. Pastikan untuk membeli selai kacang tanpa tambahan gula atau minyak sayur.

    3. Kacang

    Kacang tinggi lemak sehat, bersama dengan serat dan antioksidan. Lemak diet penting untuk mendukung pertumbuhan pada anak-anak. Dokter biasanya merekomendasikan pemotongan kacang dari anak-anak karena risiko reaksi alergi, tetapi bukti yang lebih baru menunjukkan bahwa memasukkan kacang pada usia dini menurunkan risiko ini.

    4. Pir yang diiris dengan keju ricotta

    Buah pir adalah makanan yang manis dan mudah dikonsumsi anak kecil ketika dipotong menjadi irisan. Pir tinggi serat dan senyawa tanaman bermanfaat. Raciklah setiap irisan pir dengan keju ricotta untuk menambahkan sumber protein dan kalsium yang lezat ke camilan anak Anda.

    5. Telur rebus

    Simpan telur rebus di lemari es untuk mendapatkan makanan cepat saji tinggi protein. Telur sendiri sangat bergizi dan makanan ringan yang sangat baik untuk anak-anak. 

    Telur menyediakan protein berkualitas tinggi dan beberapa vitamin dan mineral, termasuk vitamin B12, riboflavin, dan selenium. Selain itu, juga mengandung lutein dan zeaxanthin, dua karotenoid yang bermanfaat bagi kesehatan mata.

    Telur juga merupakan salah satu sumber makanan terbaik. Sebab, mengandung kolin, vitamin yang diperlukan untuk perkembangan otak yang baik.

    (TIN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id