Studi: Tanam Kebahagiaan Bikin Hidup Lebih Sehat

    Sunnaholomi Halakrispen - 22 Juli 2019 06:01 WIB
    Studi: Tanam Kebahagiaan Bikin Hidup Lebih Sehat
    Mereka yang menikmati hidup dan tidak ada depresi dapat hidup lebih lama serta lebih sehat. (Foto: Pixabay)
    Bukan hanya pola makan dan gaya hidup yang positif. Menanam kebahagiaan dalam tubuh kita juga bisa membuat hidup kita lebih sehat. Hal itu diterangkan dalam sebuah penelitian yang dilakukan English Longitudinal Study of Aging.


    Jakarta: Pola makan sehat yang dijalani secara teratur memengaruhi fisik menjadi sehat pula. Namun, kebahagiaan juga bisa menjadi obat terbaik sebagai penunjang kesehatan.

    Sebuah penelitian di Inggris mempublikasikan bahwa orang-orang yang senang dengan diri mereka sendiri dan dalam kesejahteraan, cenderung hidup lebih lama dan lebih sehat. Hal ini dibandingkan dengan mereka yang terus-menerus jatuh ke dalam kesedihan.

    Wanita berusia 50-an yang dilaporkan menikmati hidup mereka memiliki perkiraan hidup sekitar 37 tahun untuk ke depannya, dibandingkan dengan wanita usia 31 tahun yang merasa tertekan dan tidak bahagia dalam hidup mereka.

    Hal yang sama berlaku untuk pria berusia 50 tahun-an. Para peneliti dari University College London menyatakan, pria yang bahagia memiliki harapan hidup 33 tahun lebih, dibandingkan dengan usia sekitar 27 tahun untuk pria yang sengsara.

    Pria dan wanita yang lebih bahagia juga cenderung bertambah usia dengan kondisi mental dan fisik yang lebih anggun. Juga menikmati tahun-tahun lebih bebas dari kelainan fisik atau berbagai penyakit kronis.

    "Salah satu yang umum dari banyak kemungkinan, bahwa orang yang lebih bahagia, lebih optimis, dan memiliki tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi, mereka cenderung lebih sehat dan mereka cenderung hidup lebih lama," kata James Maddux, profesor psikologi klinis dari George Mason University di Fairfax, Virginia.

    Tim peneliti sempat menganalisis data survei dari hampir 9.800 peserta dalam English Longitudinal Study of Aging. Informasi dikumpulkan antara tahun 2002 dan 2013, usia rata-rata responden adalah 64 tahun.

    Secara khusus dilihat laporan masing-masing responden tentang kesejahteraan subjektif. Pada dasarnya, seberapa banyak mereka menikmati hidup mereka serta bagaimana perasaan mereka tentang kesehatan dan suasana hati mereka sendiri.

    Kemudian, peneliti memerhatikan bagaimana kehidupan responden berdasarkan faktanya. Orang-orang dengan pandangan yang lebih positif tidak hanya bertahan bertahun-tahun dalam kehidupan mereka, tapi juga cenderung menikmati kesehatan hidup yang lebih baik.

    Salah satunya, pria berusia 50 tahun yang benar-benar bahagia dengan hidupnya dapat berharap hidup hampir 30 tahun lebih, bebas dari cacat fisik dan 21 tahun bebas dari penyakit kronis. Hal itu berbeda 10 tahun lebih muda pada pria yang depresi dan tertekan, tidak menikmati hidupnya.

    Manfaat kesehatan yang terkait dengan pandangan positif bertahan saat orang bertambah tua. Pada usia 60, 70, dan 80 tahun, mereka yang menikmati hidup dan tidak ada depresi dapat hidup lebih lama serta lebih sehat dari pada mereka yang tidak menikmatinya.

    Sementara itu, peneliti mengaku belum ada penjelasan yang jelas mengapa ada hubungan antara kebahagiaan dan kesehatan. Penelitian tidak membuktikan sebab dan akibat. Satu kemungkinannya, keadaan tidak bahagia yang terus-menerus menghasilkan banyak tekanan.

    "Orang yang lebih bahagia memiliki beragam hal untuk dijalani. Mereka menyukai hidup mereka dan karena itu mereka cenderung merawat diri sendiri lebih dari orang-orang yang sengsara," tutur Maddux.

    Yakinlah, Anda pasti bisa melatih ulang pemikiran Anda menjadi lebih positif. Tetapi, harus disadari bahwa diperlukan upaya untuk mendapatkannya. Terapi perilaku kognitif dan psikoterapi dapat membantu orang dewasa menyesuaikan cara mereka memandang hidup dan merespons stres diri.

    "Jauh lebih sulit untuk mengubah kepercayaan negatif atau pesimisme yang sudah lama dipegang, dibandingkan melatih pikiran positif sejak awal. Semakin muda Anda memulainya, semakin cepat Anda belajar dan semakin dalam pola-pola pemikiran itu tertanam," pungkas Maddux.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id