Cuti untuk Merawat Kesehatan Mental Anda

    Kumara Anggita - 23 Juni 2020 11:02 WIB
    Cuti untuk Merawat Kesehatan Mental Anda
    Tak semua orang menyadari atau paham bahwa mereka sedang memiliki masalah kesehatan mental atau tidak. (Ilustrasi/pexels)
    Jakarta: Tak semua orang menyadari atau paham bahwa mereka sedang memiliki masalah kesehatan mental atau tidak. Padahal tekanan mental dan emosional dapat memiliki konsekuensi berbahaya jika tidak ditangani dengan tepat.

    Seperti dilansir dari Huffpost, untuk menangani permasalahan ini, Anda bisa mengambil cuti sejenak dari pekerjaan dan fokus pada diri Anda. Namun bagaimana cara mengambil cuti untuk masalah ini ya?

    Temui penyedia layanan kesehatan

    Juan Santos, seorang konselor profesional berlisensi dan konselor rehabilitasi bersertifikat di Greensboro, North Carolina menjelasakan bahwa hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah berkonsultasi dengan spesialis kesehatan mental. Dokter Anda biasanya akan melakukan tes atau mengajukan pertanyaan untuk mengevaluasi tingkat keparahan kondisi Anda.

    "Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dokter dapat dihubungkan dengan pekerjaan, kemampuan untuk menyelesaikan aktivitas hidup sehari-hari, dan fungsi keseluruhan orang tersebut," katanya.

    Mereka mungkin juga menggali sedikit lebih dalam ke riwayat keluarga Anda dan riwayat medis masa lalu Anda. Dari sana, kata Santos, dokter akan mengevaluasi jika Anda memenuhi kriteria untuk diagnosis gangguan kesehatan mental resmi. Mereka juga akan membantu Anda mengelola kondisi secara berkelanjutan.

    Cari tahu berapa banyak waktu yang mungkin Anda perlukan.

    Hanya Anda dan dokter yang mengetahui kasus Anda dengan baik. Beberapa orang mungkin hanya perlu beberapa minggu, beberapa mungkin membutuhkan tiga bulan penuh. Semua tergantung kondisi.

    W. Nate Upshaw, seorang psikiater dan direktur medis bersertifikasi di NeuroSpa TMS memberikan satu contoh. “Saya bertemu dengan seorang pasien yang datang mengalami kelelahan dan menemukan bahwa depresi yang mendasarinya adalah sumber masalahnya. Kami menyelesaikan dokumen FMLA untuknya, ia mulai menerima [pengobatan], dan ia lebih baik dan dapat kembali bekerja dalam beberapa minggu,” ungkapnya.

    Temui HRD

    Akhirnya, temui HRD Anda tentang opsi cuti itu. Proses ini akan bervariasi dari satu negara ke negara. Dengan bantuan tim HRD, Anda akan mengisi formulir, mendapatkan sign-off dokter, mengirim formulir ke negara dan akhirnya mengambil cuti Anda. Kemudian, terserah Anda dan tim perawatan kesehatan Anda untuk fokus pada penyembuhan Anda.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id