Penyebab Terjadinya Hipoglikemia atau Gula Darah Rendah

    Raka Lestari - 16 September 2020 15:06 WIB
    Penyebab Terjadinya Hipoglikemia atau Gula Darah Rendah
    Penting untuk memperhatikan gejala awal hipoglikemia, karena tanda peringatan ini adalah cara tubuh Anda melindungi dirinya sendiri. (Foto: Dok. Mykenzie Johnson/Unsplash.com)
    Jakarta: Hipoglikemia merupakan istilah medis dari gula darah yang rendah secara tidak normal. Pada umumnya, hipoglikemia terjadi pada mereka yang memiliki diabetes.

    Akan tetapi, hipoglikemia juga bisa terjadi pada seseorang yang mengalami gangguan makan atau kondisi pankreas seperti insulinoma.

    Bagi pasien diabetes, gula darah yang rendah biasanya disebabkan karena ketidakseimbangan antara obat-obatan yang dikonsumsi (seperti insulin) dan jumlah makanan yang dikonsumsi.

    “Sebagai contoh, jika Anda sudah mengonsumsi obat-obatan untuk mengatasi asupan karbohidrat tetapi ternyata Anda tidak mendapatkan karbohidrat yang cukup maka bisa menyebabkan hipoglikemia,” kata Romy Block, MD, seorang ahli endokrinologi yang berpraktik di North Side of Chicago dalam Insider.

    Obat insulin dirancang untuk meningkatkan tingkat insulin dalam aliran darah Anda. Dan karena peran insulin adalah membantu tubuh menyerap gula dalam darah Anda, terlalu banyak insulin dapat menyebabkan kadar gula darah turun. Inilah mengapa hipoglikemia dikenal juga dengan “syok insulin”.
     
     


    Dalam kasus syok insulin yang parah atau berkepanjangan, otak mungkin berhenti berfungsi secara normal karena tidak memiliki cukup glukosa (alias gula darah), yang menyebabkan kejang atau masalah koordinasi.

    Selama tahap awal hipoglikemia, tubuh Anda juga mengaktifkan respons figh-or-flight, melepaskan adrenalin dan menyebabkan tanda-tanda peringatan dini seperti detak jantung yang berdebar kencang atau perasaan gugup.

    “Penting untuk memperhatikan gejala awal ini dan mengobati hipoglikemia Anda karena tanda peringatan ini adalah cara tubuh Anda melindungi dirinya sendiri,” kata Block.

    Jika Anda sering mengalami gula darah rendah, Anda harus berbicara dengan dokter Anda tentang apa yang mungkin menyebabkannya dan bagaimana cara menghindarinya di masa mendatang.

    Block juga menyarankan agar sebisa mungkin untuk menjaga tubuh agar tidak terlalu sering mengalami hipoglikemia. Ini karena ketika hipoglikemia sering terjadi, tubuh Anda mungkin menjadi kurang sensitif terhadap sinyal pelindung tersebut.

    "Ini dapat menunda diagnosis awal dan pengobatan," kata Block. "Kami menyebutnya ketidaksadaran hipoglikemia, yang sangat berbahaya." Jika seseorang mengalami tanda-tanda hipoglikemia yang parah, seperti kejang atau pingsan, hubungi ambulans, tutup Block.


    (TIN)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id