Apa Penyebab Seseorang Mengalami Psikosomatis?

    Kumara Anggita - 26 Maret 2020 13:06 WIB
    Apa Penyebab Seseorang Mengalami Psikosomatis?
    Gejala psikosomatik muncul sebagai penyerta fisiologis dari keadaan emosional. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Saat ini banyak orang yang mengalami psikosomatis. Ini adalah sebuah kondisi dimana seseorang menunjukkan gejala sakit tertentu namun saat diperiksa medis orang tersebut tidak sakit. 

    Dilansir dari Britannica, disfungsi pada organ tubuh ini terjadi melalui aktivasi yang tidak tepat dari sistem saraf involunter dan kelenjar sekresi internal. Dengan demikian, gejala psikosomatik muncul sebagai penyerta fisiologis dari keadaan emosional. 

    Dalam keadaan marah, misalnya, tekanan darah orang yang marah cenderung meningkat dan denyut nadi serta laju pernapasannya meningkat. Ketika kemarahan berlalu, proses fisiologis yang meningkat biasanya mereda.

    Penyebab pasti gangguan gejala

    Mengutip dari Better Help, psikosomatik penyebabnya tidak jelas. Berbeda-beda di setiap orang yang mengalaminya. Namun, beberapa faktor berikut diduga memiliki peran dalam pengembangan gejala.

    Faktor genetik dan biologis 

    Hal ini berkontribusi pada peningkatan sensitivitas terhadap rasa sakit atau rangsangan lainnya.

    Kesulitan memproses masalah emosional Sulitnya memproses emosi dapat menyebabkan beberapa orang mengalami gejala fisik sebagai mekanisme pertahanan untuk tidak berurusan dengan masalah emosional.

    Mempelajari sikap

    Seseorang bisa melihat bahwa orang lain akan memerhatikan dirinya saat dalam keadaan sakit. Oleh karena itu, secara sadar atau tak sadar, dia jadi memanfaatkan situasi ini.

    Faktor yang mendukung psikosomatis semakin berkembang

    - Mengalami peristiwa yang menegangkan, seperti kekerasan atau trauma

    - Memiliki tingkat pendidikan yang rendah

    - Status sosial ekonomi yang lebih rendah

    - Memiliki riwayat kecemasan atau depresi

    - Memiliki riwayat keluarga yang  penyakit kronis.

    Bila hal ini terjadi pada Anda, pastikan untuk pergi ke psikolog atau psikiater untuk menyelesaikannya.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id