Mengapa Berat Badan Meningkat saat Menstruasi?

    Dhaifurrakhman Abas - 04 Mei 2019 19:11 WIB
    Mengapa Berat Badan Meningkat saat Menstruasi?
    Mengapa Berat Badan Meningkat saat Menstruasi? (Foto: istock)



    Jakarta: Siklus menstruasi kadang-kadang bisa sangat menyakitkan dan mengganggu. Selain rasa sakit yang menjalar di area tubuh, menstruasi juga dapat membuat upaya penurunan berat badan Anda sia-sia.

    Jangan marah atau takut memikirkannya. Sebab, berdasarkan penelitian, kenaikan berat badan ketika siklus menstruasi merupakan hal yang sangat normal.

     



    Yang Anda perlukan hanya mengetahui mengapa hal ini bisa terjadi. Sehingga Anda bisa melakukan metode untuk mencegah kenaikan berat badan yang meroket naik.

    1. Retensi air dalam tubuh

    Melansir Times of India, rasa lapar yang menerus terjadi beberapa hari sebelum menstruasi. Ini disebabkan tubuh memproduksi hormon progesteron tepat sebelum Anda memasuki siklus menstruasi bulanan.

    Produksi progesteron menyebabkan retensi air dalam tubuh. Meski tidak semua orang mengalaminya, namun retensi air menyebabkan kenaikan berat badan sekitar 500 gram hingga 1,5 kilogram saat Anda mengalami pendarahan.

    Tetapi Anda tidak perlu khawatir tentang hal itu, berat badan Anda akan kembali normal setelah menstruasi berakhir. Jika Anda merasa berat badan Anda meningkat tajam, temui dokter dan bicarakan tentang hal ini. Ini bisa jadi disebabkan ada masalah yang menyerang endokrin atau ginjal Anda.

    2. Mengidam makanan

    Kita semua tahu bahwa selama siklus menstruasi, keinginan untuk minum cokelat dan makanan yang menenangkan semakin meningkat pula. Salah satu alasan mengapa Anda menginginkan makanan adalah karena tingginya kadar progesterone di dalam tubuh.

    Bukan hanya meningkatkan retensi air, Anda hormone tersebut juga bertanggung jawab atas keingingan Anda untuk mengonsumsi makanan berlemak, garam dan gula selama siklus menstruasi. Menyerah pada semua godaan Anda selama waktu ini jelas akan menyebabkan kenaikan berat badan.

    Anda perlu asupan pengganti. Ketimbang mengonsumsi makanan berlemak, coba konsumsi makanan berprotein seperti selai kacang atau dark chocolate yang lebih sehat.

    3. Malas berolahraga

    Coba diingat-ingat kembali. Apakah Anda merasa malas melakukan olahraga selama siklus menstruasi? Entah karena alasan kelelahan, kram dan perubahan suasana hati.

    Hal ini wajar, mengingat tingkat energi berkurang saat siklus menstruasi lantaran terjadinya penurunan kadar hormon. Tapi yang juga perlu diingat, memanjakan diri dengan tanpa berolahraga selama periode menstruasi bisa berdampak pada peningkatan berat badan Anda.

    Lantas, apa yang dapat Anda lakukan? Cobalah menjadi lebih aktif. Jika Anda tidak merasa bersemangat untuk mengikuti rutinitas harian Anda, maka lakukan beberapa latihan olahraga ringan di rumah. Studi menunjukkan bahwa olahraga dapat mengurangi gejala PMS dan meredakan kram menstruasi.

     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id