Cara Merawat Selesma pada Anak

    Raka Lestari - 28 Februari 2020 10:05 WIB
    Cara Merawat Selesma pada Anak
    Suasana usai acara Talkshow mengenai Cara Menjaga Kesehatan dan Melindungi Diri Secara Menyeluruh, di kawasan Jakarta Pusat, Kamis, 27 Februari 2020. (Medcom.id/Raka Lestari)/
    Jakarta: Pada umumnya, orang tua menganggap bahwa semua flu yang dialami oleh anak-anak sama. Padahal sebenarnya, flu yang dialami oleh anak-anak mungkin terjadi karena common cold atau salesma. 
     
    “Semua demam, pilek, belum tentu flu. Biasanya yang sering terjadi demam, batuk pilek, kurang enak badan, itu sebetulnya mungkin flu tetapi karena common cold atau salesma,” dr. Nastiti dalam acara Talkshow mengenai Cara Menjaga Kesehatan dan Melindungi Diri Secara Menyeluruh, di kawasan Jakarta Pusat, Kamis, 27 Februari 2020. 
     
    Orang tua harus menjaga saluran pernapasan atas anak agar tidak mudah tertular salesma atau common cold. “Seringkali anak mendapatkan pengobatan antibiotik yang tidak perlu karena gejala selesma, padahal selesma dapat sembuh dengan sendirinya,” tambah dr. Nastiti.

    “Ada beberapa hal yang bisa memperburuk gejala. common cold seperti cuaca yang lembap dan dingin yang dapat menyebabkan batuknya akan terdengar lebih berat,” ujarnya. 
     
    Jika anak-anak kena selesma dan masih menyusui sebaiknya lanjutkan pemberian ASI lebih banyak.  "Ketika anak sedang sakit, biasanya nafsu makan akan berkurang sehingga bisa diberikan susu atau ASI yang lebih banyak untuk mencukupi nutrisinya,” tutur dr. Nastiti.

    Ia juga menambahkan bahwa ketika sedang sakit, penting sekali untuk memastikan asupan cairan anak tercukupi. “Anak-anak terkadang mengalami dehidrasi sehingga ia terlihat lemas dari biasanya. Dan jika anak tidak mau minum dalam jumlah banyak, berikan sedikit demi sedikit yang terpenting agar mereka tidak mengalami dehidrasi,” paparnya.
     
    dr. Nastiti juga memberi tahu cara mengenali tanda bahaya pada common cold yang dialami oleh anak. Pertama adalah jika demamnya tinggi, apalagi jika ada riwayat step pada anak.

    "Kedua adalah gejala sesak napas yang merupakan gejala awal pneumonia. Hitung jumlah napas anak Anda selama satu menit. Ketiga jika anak malas minum itu sudah menjadi pertanda bahwa anak harus dibawa ke rumah sakit. Muntah ketika diberikan makanan atau minuman, mata cekung, dan buang air kurang maka harus segera dibawa ke rumah sakit,” paparnya.



    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id