Menkes Beberkan Manfaat Minum Jamu untuk Semua Umur

    Sunnaholomi Halakrispen - 15 Februari 2020 07:00 WIB
    Menkes Beberkan Manfaat Minum Jamu untuk Semua Umur
    Ilustrasi-Unsplash
    Jakarta: Jamu merupakan salah satu ramuan minuman dengan berbagai bahan asli Indonesia. Bahkan, Menteri Kesehatan RI, Letjen TNI (Purn.) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K), menyatakan, jamu memiliki banyak manfaat. Termasuk anti penyakit.

    "Jamu ini anti masuk angin, dibuat sendiri. Kalau ngomong virus, jangankan virus, enggak ada. Minum jamu, anti penyakit," ujar Terawan di Lapangan Kementerian Kesehatan RI, Kuningan, Jakarta Selatan.

    Pembangunan kesehatan sendiri, mengedepankan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Hal itu dapat dicapai dengan meningkatkan kondisi kesehatan dan diperlukan daya tahan tubuh yang baik. Sehingga, tubuh menjadi bugar dan tidak mudah terserang penyakit.

    Jamu bisa menjadi solusi untuk menjaga kebugaran tubuh. Dari masa ke masa, salah satu cara yang digunakan bangsa Indonesia pun dengan memanfaatkan ramuan tradisional yang berasal dari tanaman obat asli Indonesia.

    Jamu digunakan untuk pencegahan penyakit, pemeliharaan kesehatan, pemulihan, kebugaran, bahkan kecantikan. Saat ini, perkembangan dalam dunia pengobatan telah mencapai pada cara pemahaman baru.

    Diyakini bahwa semua yang berasal dari alam akan memberikan manfaat yang lebih baik bagi kesehatan. Hal ini dibandingkan dengan produk kimiawi atau sintesa. Selain itu, dunia saat ini sedang berlomba-lomba meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terkait pemanfaatan tanaman obat, sampai ke hasil akhir berupa obat dan produk-produk herbal.

    Berdasarkan Riset Tumbuhan Obat dan Jamu (Ristoja) yang dilaksanakan oleh Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional, terdapat ramuan obat tradisional sebanyak 33.000 ramuan yang secara empiris terbukti mampu menjaga kesehatan masyarakat, yang terdiri dari 2.800 spesies tumbuhan obat.

    Selain identifikasi tumbuhan obat, Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional telah menghasilkan 12 formula jamu teruji klinik. Di antaranya, formula jamu untuk asam urat, tekanan darah tinggi, wasir, radang sendi, kolesterol tinggi, gangguan lambung, batu saluran kencing, kencing manis, penurun berat badan, dan pelancar ASI (air susu ibu).

    Maka demikian, Menteri Terawan turut mendorong pemanfaatan Jamu secara luas di masyarakat. Sejak tahun 2015 pun Kementerian Kesehatan telah mencanangkan Gerakan Nasional Bugar dengan Jamu (Gernas Bude Jamu) yang hingga saat ini terus digaungkan.

    Gerakan hidup sehat minum jamu tidak hanya dilakukan oleh Kementerian Kesehatan. Tetapi, juga diikuti oleh beberapa Kementerian dan lembaga lain di bawah Kemenko PMK (Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan), sebagai salah satu cara mengajak masyarakat memanfaatkan jamu untuk menjaga kesehatan.

    Gerakan minum jamu dapat dimulai di keluarga. Ibu-ibu perlu diedukasi agar dapat mengenali bahan jamu, cara meracik, hingga cara mengonsumsi. Terlebih, anak-anak harus dikenalkan minum jamu untuk menjaga kesehatan dan mencerdaskan.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id