Apakah Perubahan Suasana Hati Anda Normal?

    Sunnaholomi Halakrispen - 21 Oktober 2019 08:48 WIB
    Apakah Perubahan Suasana Hati Anda Normal?
    Pergeseran suasana hati yang serius dapat mengancam kesehatan Anda. (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Mood disorder merupakan salah satu bagian dari mental health. Gejalanya, perubahan suasana hati yang tidak normal. Salah satu tandanya, ketika Anda bangun dan merasa down. Kemudian, Anda segera bangun lagi dan merasa seperti menghabiskan hari-hari dengan naik roller coaster yang memicu tidak stabilnya emosi.

    Perubahan suasana hati atau mood tersebut mungkin normal. Selama, hal tersebut tidak mengganggu kehidupan Anda dan orang-orang sekitar. 

    Tapi setidaknya ada banyak hal yang dapat memengaruhi perubahan suasana hati Anda sepanjang hari. Misalnya, karena ritme tubuh, kebanyakan orang merasa ceria dan energik di siang hari tetapi cenderung memiliki perasaan negatif lebih banyak selama sore atau malam hari.

    Perlu diingat terus bahwa terkadang, perubahan suasana hati adalah gejala dari penyakit mental. Atau bisa menjadi petunjuk bahwa sesuatu yang lain sedang terjadi di tubuh Anda.

    Pergeseran suasana hati yang serius yang mengancam kesehatan Anda dapat ditangani oleh profesional medis. Perubahan gaya hidup pun sering kali dapat membantu hal-hal yang ringan.

    Tapi pertama-tama, Anda harus mencari tahu apa yang bisa menyebabkannya. Bisa karena stres atau cemas terhadap hal-hal yang merepotkan atau kejutan tak terduga, baik yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan. 

    Apakah Perubahan Suasana Hati Anda Normal?
    (Bagi para perempuan, menstruasi atau PMS, kehamilan, maupun menopause, dapat menyebabkan suasana hati yang tidak terduga. Foto: Pexels.com)

    Ketika sedang sangat sensitif, Anda mungkin bereaksi lebih kuat atau lebih sering dari pada orang lain. Hal ini tidak bisa diabaikan begitu saja.

    Kurang tidur sebagai salah satu keluhan umum orang yang sedang stres. Beberapa orang merasa gelisah, takut, dan khawatir bahkan ketika mereka menyadari tidak ada alasan yang kuat. Tapi jika didiagnosis bisa disebabkan oleh kurangnya waktu tidur.

    Ketika terjadi gangguan kecemasan setidaknya selama enam bulan dan mengalami kesulitan tidur sebagai gejala tambahan, akan hampir mustahil menanganinya. 

    Perubahan hormon pun pemicu perubahan mood. Bagi para perempuan, menstruasi atau PMS, kehamilan, maupun menopause, dapat menyebabkan suasana hati yang tidak terduga.

    Sedangkan hormon pria cenderung tetap stabil sampai usia 30 tahun, ketika testosteron mulai menurun secara bertahap. 

    Sekitar sepertiga dari pria berusia 75 dan lebih tua memiliki kadar testosteron yang rendah dan dapat menyebabkan perubahan suasana hati, bersama dengan disfungsi ereksi, masalah tidur, dan, hot flashes.

    Solusinya, pahamilah ketika perubahan suasana hati yang menghalangi pekerjaan Anda, hubungan Anda, atau bagian lain dari hidup Anda, muncul. Segera atur waktu konsultasi dengan dokter untuk memastikan apa yang terjadi. Anda juga bisa menemui psikolog atau psikiater jika diperlukan.





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id