Indonesia-Jepang Jalin Kerjasama di Bidang Teknologi Medis

    Dhaifurrakhman Abas - 24 Juli 2019 08:09 WIB
    Indonesia-Jepang Jalin Kerjasama di Bidang Teknologi Medis
    Dari kiri, Mr. Kusuda, Mr. Seki, Dr. dr. Fathema (Foto: Ist)
    Indonesia dengan Jepang kembali melakukan kerja sama. Kali ini kerja sama dilakukan kedua negara dalam bidang teknologi medis. Tema radiografi dan teknologi AI pada AMMF 2019 kali ini dipilih, lantaran meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap kesehatan dari tahun ke tahun.

    Jakarta: Japan-Indonesia Medical Collaboration Association (JIMCA), kembali menyelenggarakan Advanced Medical and Medicine Forum (AMMF 2019). Ini merupakan seminar medis kedua yang digelar di Indonesia.

    Pada forum kali ini, AMMF 2019 mengangkat tema 'The Diagnostic Technology of AI and Radiographic Image Technology to Improve Diagnostic Interpretation Capabilities'. Forum yang diadakan atas kerjasama dengan Pertamedika IHC Group ini, bertujuan untuk mempererat hubungan diplomasi serta kerjasama medis dan pertukaran bisnis antara Indonesia dan Jepang.

    “AMMF 2019 membahas kemampuan Interpretasi Diagnostik AI (artificial intelligence), dan Teknologi Gambar Radiografi,” kata ketua JIMCA Satoshi Kusuda, dalam rilis yang diterima Medcom.id.

    Satoshi mengatakan, alasan dipilihnya tema radiografi dan teknologi AI pada AMMF 2019 kali ini, lantaran meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap kesehatan dari tahun ke tahun. Selain itu, masyarakat Indonesia menyadari pentingnya pencegahan medis melalui perkembangan teknologi termutakhir.

    “Menurut kami, pengetahuan dan teknologi pemeriksaan kesehatan Jepang yang berkualitas tinggi adalah yang dibutuhkan masyarakat Indonesia saat ini dalam menjaga kesehatan,” ujarnya.

    Satoshi melanjutkan, AMMF 2019 digelar tidak hanya sebagai kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan teknologi medis di Jepang. AMMF 2019 juga digelar bertujuan untuk menstimulasi kerjasama dan pertukaran bisnis di bidang kesehatan antara kedua negara.

    Untuk itu, AMMF 2019 turut mengundang para profesor universitas yang mewakili Jepang serta tenaga medis yang terlibat dalam lembaga kesehatan. Satoshi mengatakan, AMMF 2019 juga dihadiri perwakilan kelompok medis Pertamedika IHC Group.

    Dalam agenda kali ini digelar upacara penandatanganan memorandum antara Japan Medical Instruments Co., LTD. (JMIC) sebagai penyelenggara forum dan Indonesia Healthcare Corporation (IHC) sebagai salah satu organisasi pendukung penyelenggaraan. Penandatangan ini guna membangun hubungan kerjasama jangka panjang yang berkontribusi pada pengembangan industri medis di kedua negara.

    JIMCA merupakan sebuah organisasi non-profit yang didirikan JMIC di kantor Pusat Chuo-ku, Tokyo. Organisasi ini bekerja sebagai konsultan dalam pertukaran informasi, manajemen gabungan, pertukaran ahli medis dan lain-lainnya.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id