Kapan Anak Harus Operasi Usus Buntu?

    Kumara Anggita - 27 Februari 2020 19:05 WIB
    Kapan Anak Harus Operasi Usus Buntu?
    Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastroenteropologi Hepatilogi Anak RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, dr. Frieda Handayani K., Sp. A (K). (Foto: Kumara/Medcom.id)
    Jakarta: Usus buntu menjadi salah satu gangguan saluran pencernaan yang sering diderita oleh anak. Operasi menjadi salah satu cara untuk menyelesaikannya.

    Operasi bukanlah pilihan yang mudah bagi para orang tua. Karena itu, Anda perlu tahu sejauh mana usus buntu tersebut perlu dioperasi atau tidak.

    Berikut penjelasannya oleh Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastroenteropologi Hepatilogi Anak RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, dr. Frieda Handayani K., Sp. A (K).

    Menurutnya Apendisitis (radang usus buntu) serupa dengan seseorang yang sedang berjalan dan mentok di jalanan buntu. Hal ini disebabkan oleh adanya makanan atau tinja yang masuk di usus buntu, sehingga terjadinya peradangan.

    Untuk melihat seorang anak harus dioperasi atau tidak, dokter perlu melakukan scoring yang mempertimbangkan gejala, tanda, dan pemeriksaan lab. Score yang mencapai 10 yang menandakan pasti apendisitis akut perlu dioperasi.

    Dokter Frieda menyebutkan bahwa, usus buntu perlu dioperasi bila memang sudah positif. Tapi kasus yang kerap dijumpai, belum positif malah sudah buru-buru dioperasi.

    Begini cara perhitungannya:
    -Gejala
    Perpindahan nyeri dari ulu hati ke perut kanan bawah (nilai 1)
    Mual-muntah (1)
    Anoreksia (1)

    -Tanda
    Nyeri di perut bagian kanan bawah (2)
    Nyeri lepas (1)
    Demam diatas 37,5 derajat celcius (1)

    -Pemeriksaan lab
    Leukosit (2)
    Hitung jenis leukosit shift to the left (1)

    Bila semua yang ada di list ini dimiliki oleh anak, maka total score adalah 10 yang artinya anak pasti memiliki apendisitis akut. Sementara score 5-7 mengindikasikan sangat mungkin apendisitis akut dan score 1-4 yang berarti sangat mungkin bukan apendisitis akut.

    Bila ada gejala yang muncul terkait usus buntu, segeralah konsultasikan kepada dokter. Hal itu sangat penting agar dapat diberikan penanganan yang sesuai.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id