• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 17 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 12.592.985.909

Berapa Kali Baiknya Periksa Gula Darah Bagi Diabetesi?

Sri Yanti Nainggolan - 10 Agustus 2018 17:19 wib
Peluncuran aplikasi Teman Diabetes, Jumat 10 Agustus 2018.
Peluncuran aplikasi Teman Diabetes, Jumat 10 Agustus 2018. (Foto: Medcom/Yanti)

Jakarta: Mengontrol gula darah adalah hal yang penting bagi penyandang diabetes (diabetesi). Lalu, berapa kalikah sebaiknya diperiksa?

Menurut Dr. dr. Aris Wibudi, SpPD, KEMD dari Perhimpunan Edukator Diabetes Indonesia (PEDI), itu tergantung kebutuhan dari diabetesi.

"Jika dalam kasus penyesuaian dosis dan makan, setidaknya tiga kali, setiap sebelum makan berat. Bisa tiap hari, bisa dua kali sehari," terangnya dalam peluncuran aplikasi Teman Diabetes, Jumat 10 Agustus 2018.

Ia melanjutkan, terdapat istilah pengukuran testruktur di mana jumlah pengukuran berdasarkan tujuan tertentu.

Misalnya, jika ingin mengetahui bagaimana dampak makanan pada gula darah, sebaiknya melakukan pengukuran sebelum makan dan satu jam setelah makan. Sementara, jika ingin mengetahui seberapa cepat tubuh dapat menurunkan gula darah, lakukan pengukuran dua jam setelah makan berat.

Sementara, Organisasi Kesehatan Dunia  (WHO) menyarankan tujuh kali pengukuran gula darah dalam satu hari. Mengapa sedemikian banyak?

"Karena dulu pemeriksaan belum baik sehingga penggunaan insulin juga banyak," jawabnya.

Tujuh kali pengukuran tersebut dilakukan setiap sebelum makan berat (pagi, siang, dan malam) dan dua jam setelahnya, serta pukul 10 malam.

Angka gula darah yang normal adalah di bawah 100 untuk gula darah puasa dan di bawah 140 setelah makan. Seseorang berpotensi menderita diabetes jika gula sarah puasa lebih dari 126 dan gula darah setelah makan di atas 200.


(ELG)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.