Bolehkah Nge-Gym Setiap Hari?

    Kumara Anggita - 27 Agustus 2019 07:00 WIB
    Bolehkah Nge-Gym Setiap Hari?
    Tidak beristirahat membuat tubuh jadi memproduksi kortisol dalam jumlah berlebihan (hormon stres). (Foto: William Choquette/Pexels)
    Jakarta: Untuk Anda yang gemar nge-gym, mungkin efek endorfin membuat Anda jadi ingin setiap hari terus berlatih. Sayangnya nge-gym dengan cara seperti ini tidak dianjurkan karena efeknya bisa destruktif buat tubuh Anda.

    Pernyataan itu dibenarkan dr. Nova Diana, yang mengungkapkan bahwa ini akan berpengaruh buruk pada orang awam. Tubuh yang diforsir akan menggangu otot dan jantung.

    "Tidak dianjurkan. Yang paling utama adalah dibuat jadi rutinitas seperti 30 menit sampai 1 jam.
    Kalau setiap hari itu forsir badan juga. Kalau setiap hari, orang awam bisa ke otot bermasalah. Atau jantungnya jadi terpacu lebih kuat lagi," ujar dr. Nova Diana kepada Medcom.id.

    Lebih lanjut dr. Nova menegaskan agar Anda jangan pernah memaksakan diri. Kenali tubuh Anda. Jangan lupa pula untuk melakukan pemanasan.

    Melansir dari health, nge-gym setiap hari juga akan buat tubuh Anda stres. Tidak beristirahat membuat tubuh jadi memproduksi kortisol dalam jumlah berlebihan (hormon stres). Kortisol normal penting ketika berolahraga mengingat dia berfungsi dalam memberikan otot Anda energi yang dibutuhkan untuk bergerak.

    Namun, ketika tubuh Anda terpapar kortisol dalam jangka waktu yang lebih lama, itu mulai menimbulkan efek negatif, seperti lemak membandel di daerah yang tidak Anda inginkan.

    Menurut personal trainer, Scott Laidler ada beberapa tanda yang menunjukan bahwa Anda sudah berlatih terlalu banyak antara lain:
    1. Kelesuan Kurang tidur (meski lelah)
    2. Otot sakit
    3. Performa latihan yang buruk
    4. Tidak mampu untuk menyelesaikan latihan
    5. Gampang marah
    6. Kehilangan selera makan
    7. Hilangnya libido
    8. Pembengkakan kelenjar getah bening 9.Denyut jantung tidak normal

    Jika Anda mengalami hal yang disebutkan di atas, maka waktunya untuk mengistirahatkan tubuh Anda. Tubuh tersebut butuh dipulihkan.

    Tanda-tanda tersebut dapat teejadi selama berhari-hari, berminggu-minggu, atau berbulan-bulan. Setelah Anda merasa lebih baik, baru Anda bisa mulai nge-gym lagi dengan perlahan. Mulailah dengan latihan umum seperti treadmill atau bersepeda dengan instensitas yang rendah.

    Jadi, tidak perlu nge-gym setiap hari. Lakukanlah latihan dengan cara yang sehat sesuai dengan kapasitas tubuh Anda. Dengan seperti itu, hasil yang diperoleh akan lebih memuaskan.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id