Efek Begadang pada Kesehatan Anak

    Anda Nurlaila - 19 Oktober 2019 10:04 WIB
    Efek Begadang pada Kesehatan Anak
    ilusrasi--pexels
    Jakarta: Rutinitas keluarga atau anak yang tetap aktif hingga tengah malam dapat membuat anak begadang. Kebiasaan tidur terlalu larut pada anak menimbulkan kekhawatiran tersendiri terhadap kesehatan buah hati.

    Apakah kebiasaan tidur pada pukul 10 atau 11 malam memengaruhi kesehatan anak Anda? direktur Klinik Gangguan Tidur Anak di Hasbro Children's Hospital Judith Owens mengatakan sebagian besar orang tua tidak memiliki energi meladeni anak berusia 3 tahun pada pukul 10 malam. 

    Namun tidak perlu khawatir jika anak memiliki waktu tidur yang sama setiap malam dan cukup tidur. "Waktu dan keteraturan siklus tidur-bangun adalah faktor paling penting pada tidur anak yang berkualitas," katanya seperti dimuat dalam Parents
     
    Seperti orang dewasa, kekurangan tidur  membuat anak kelelahan sehingga mudah rewel. "Kurang tidur memiliki konsekuensi yang sangat buruk pada suasana hati dan kinerja anak," kata Owens. Hal ini juga dapat memengaruhi tubuh, menyebabkan stres yang menghambat pertumbuhan fisik yang baik.

    Penelitian terbaru menunjukkan banyak anak yang mengantuk. Studi oleh National Sleep Foundation memperlihatkan 60 persen anak di bawah 18 tahun mengeluh kelelahan di siang hari. Sebanyak 15 persen melaporkan tertidur di sekolah. Sebuah studi dari Brown University terhadap 500 anak-anak di sekolah menengah sampai kelas empat menemukan bahwa lebih dari sepertiga dari mereka memiliki masalah terkait tidur.

    Salah satu petunjuk anak tidak cukup tidur anak adalah terlalu aktif meskipun sebenarnya mereka butuh tidur. Sering menggosok mata, lekas marah, dan perilaku agresif lainnya adalah beberapa tanda lain. Tapi anak yang bangun sendiri belum tentu ia sepenuhnya beristirahat. 

    Secara paradoks, kurang tidur dapat menyebabkan tidur gelisah dan anak bangun terlalu pagi. Mindell menyarankan agar orang tua menidurkan anak lebih awal agar anak tidur cukup dan nyenyak.

    Pengaruh Kebiasaan dalam Keluarga 

    Kebiasaan begadang atau tidur larut, menurut Direktur Chronobiology and Sleep Research Laboratory Providence Mary Carskadon berasal dari keluarga. Penelitian menunjukkan bahwa preferensi individu untuk pola tidur awal atau terlambat berakar dari gen.

    Sebagian lainnya dipengaruhi lingkungan dan usia. Misal, keluarga yang masih aktif hingga menjelang tengah malam menyebabkan anak juga tidur lebih larut. Atau remaja lebih suka bermain daripada usia lain. 

    Untuk memperbaiki kebiasaan ini, perlu perubahan pola tidur. Spesialis tidur Robert Doekel menyarankan lakukan penyesuaian bertahap. Jika anak terbiasa tidur pukul 10 malam, matikan lampu pada jam 9 malam setiap malam.

    Setelah terbiasa, hentikan aktivitas dan bersiap tidur pada jam 8. Jika anak terbangun di tengah malam atau dini hari, matikan lampu dan minta anak kembali tidur.

    Untuk anak-anak dan semua orang tidur bukan hanya untuk istirahat, tetapi mempromosikan kecantikan, energi, kesehatan, pembelajaran, suasana hati yang baik, dan rumah tangga yang damai. "Jika anak-anak tidak cukup tidur dapat memengaruhi kualitas hidup seluruh keluarga."

    American Academy of Pediatrics menyatakan anak-anak usia 2-3 tahun harus tidur 9 hingga 13 jam setiap malam. Anak 3-5 tahun  butuh tidur 10 hingga 12 jam. Anak usia 5-12 tahun harus tidur setidaknya 8 jam. Ada beberapa tips membentuk kebiasaan tidur yang lebih baik. 

    1. Dorong anak tidur lebih lama 15 menit setiap 2-3 hari.

    2. Memanipulasi paparan cahaya pada anak memengaruhi hormon pengendali jam internal. Ajak anak ke tempat terang di pagi hari, misalnya ajak ke taman setelah sarapan. Sebaliknya, di malam hari redupkan lampu menjelang waktu tidur. 

    3.Hindari aktivitas yang merangsang sebelum tidur, termasuk bermain aktif, menonton televisi, dan penggunaan video-game. Ganti dengan ritual menenangkan: minum segelas susu hangat, mandi, dan cerita sebelum tidur.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id