Serba-Serbi Rambut Beruban

    Anda Nurlaila - 18 Agustus 2019 14:07 WIB
    Serba-Serbi Rambut Beruban
    Beberapa kondisi kesehatan juga bisa memengaruhi seberapa cepat seseorang beruban. (Foto: WebMD)
    Jakarta: Rambut adalah mahkota bagi seorang wanita maupun pria. Namun, seiring pertambahan usia, mahkota ini akan mulai berubah warna menjadi kelabu. Semakin tua rambut putih akan semakin banyak.

    Saat ini banyak cara mengakali uban, mulai dari pemakaian aksesoris rambut yang menutupinya atau mewarnai rambut. Namun sebagian orang percaya diri dengan membiarkan uban tumbuh alami dan menjadikan rambut perak.

    Apapun pilihan ada, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang uban seperti dimuat dalam WebMD.

    -Proses terjadinya uban

    Folikel rambut memiliki sel pigmen pembuat melanin yang memberi warna pada rambut. Seiring bertambahnya usia, sel-sel mulai mati. Tanpa pigmen, helai rambut baru tumbuh lebih ringan dan berwarna abu-abu, perak dan akhirnya putih. Setelah folikel berhenti membuat melanin, rambut yang tumbuh tidak memiliki warna lagi.

    -Kapan dan mengapa terjadi

    Anda mungkin menyalahkan stres akibat pekerjaan atau anak yang sulit diatur. Tetapi sebagian besar uban dipengaruhi genetik yang menentukan seberapa dini dan seberapa cepat uban ada di kepala. Jika salah satu dari orang tua memiliki uban yang banyak pada usia 30-an, ada kemungkinan Anda juga mengalaminya.

    -Ras memengaruhi uban

    Orang Asia mulai beruban berusia akhir 30-an, orang kulit putih pada pertengahan 30-an dan orang Afrika-Amerika pada usia pertengahan 40-an.

    -Uban dini

    Sebagian orang mengalami perubahan pada rambut yang terlalu cepat memudah 10 tahun lebih awal daripada rata-rata orang. Seseorang mengalami uban dini jika uban mulai terlihat pada usia 20 tahun pada mereka yang berkulit putih, usia 25 tahun pada orang Asia dan 30 tahun pada orang Afrika-Amerika.

    -Masalah kesehatan memengaruhi uban

    Beberapa kondisi kesehatan memengaruhi seberapa cepat seseorang beruban. Yaitu kekurangan vitamin B12, tumor bawaan tertentu yang langka, penyakit tiroid, vitiligo dan alopecia areata.

    -Mencabut atau membiarkan

    Jangan mencabut uban, sebab rambut putih lain akan menggantikannya. Selain itu, mencabut rambut putih dapat merusak folikel, sehingga tidak lagi menumbuhkan rambut. Ini dapat membuat rambut semakin tipis dari waktu ke waktu.

    -Uban berbeda dari rambut lain

    Rambut putih lebih tipis dari rambut dengan warna alami karena kutikulanya lebih tipis. Rambut membutuhkan perlindungan alami dari air, sinar ultraviolet dari matahari, kelembaban, bahan kimia, dan penataan panas. Tanpa perawatan dan perlindungan, rambut akan kehilangan air. Sehingga uban akan terasa kering, rapuh, dan kasar.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id