Cara Cegah Demam dan Flu di Musim Hujan

    Sunnaholomi Halakrispen - 19 Desember 2019 10:32 WIB
    Cara Cegah Demam dan Flu di Musim Hujan
    Bagaimana sebaiknya setelah Anda terkena air hujan? Berikut informasinya. (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Musim penghujan kerap terjadi di akhir tahun. Kehujanan pun rentan membuat daya tahan tubuh menurun serta menyebabkan sakit kepala, demam, dan flu sering kali terpapar kepada siapapun. 

    Untuk mencegahnya, upayakan lakukan sejumlah hal. Salah satunya, setelah kehujanan segeralah membersihkan tubuh dengan mandi. Fungsinya, untuk mencegah berbagai penyakit menyerang tubuh. 

    "Kalau enggak langsung mandi, kondisi pakaian yang basah akan menyebabkan menggigil," ujar Pimpinan Klinik Pratama Permata Bunda, dr. Sumiyati Yusup dalam peluncuran Jaringan Klinik Digital Kolaborasi Medigo dan Ikatan Dokter Indonesia di Bunga Rampai Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 18 Desember 2019.

    Ia menekankan bahwa kehujanan tidak akan berisiko besar pada suatu penyakit. Namun, kehujanan menyebabkan menggigil dan efeknya berlanjut ke sejumlah penyakit.

    Cara Cegah Demam dan Flu di Musim Hujan
    (Segera mandi dan bersih-bersih setelah Anda atau si kecil kehujanan agar terhindar dari sakit akibat menggigil. Foto: Pexels.com)

    Ketika mandi, air yang digunakan tidak harus air hangat. Cukup air dengan suhu normal atau suhu yang tidak terlalu dingin untuk tubuh Anda. 

    Setiap orang memiliki suhu tubuh yang berbeda, begitu pula antara ibu dan anak kandungnya maupun antara adik dan kakak. Maka, sesuaikanlah air hangat yang aman untuk Anda. 

    Usai mandi, kata dr. Sumiyati, isilah perut dengan mengonsumsi makanan dan minuman hangat. Jika merasa kenyang, Anda bisa makan kue atau minuman hangat seperti teh. 

    Kemudian, konsumsilah vitamin sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda. Perlu diperhatikan bahwa mengonsumsi vitamin atau suplemen hanya ketika Anda benar-bebar membutuhkannya untuk menjaga stamina tubuh

    "Kalau nutrisi cukup dan stamina terjaga, enggak perlu vitamin. Ada juga vitamin C 1000, kalau dikonsumsi oleh orang yang punya penyakit mag justru menyebabkan magnya kambuh. Jadi sesuai kebutuhan saja," pungkasnya.

    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id