Jika Anda Tak Sengaja Terkena Gas Air Mata

    Sunnaholomi Halakrispen - 22 Mei 2019 14:30 WIB
    Jika Anda Tak Sengaja Terkena Gas Air Mata
    Bagi Anda yang rumahnya dilalui massa yang ricuh dan bisa jadi beberapa gas masuk ke dalam rumah ketahuilah beberapa hal ini. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Jika Anda tak sengaja telah menjadi korban gas air mata karena berada di dekat daerah krisis tersebut, muncul rasa sakit yang hebat dan ketidaknyamanan yang ekstrem. Hal pertama yang harus dilakukan antara lain menjauhkan diri dari area yang terpapar lalu bilas mata Anda dengan air dingin.


    Jakarta: Selasa, 21 Mei 2019 terjadi bentrok dan kondisi ricuh di area Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat. Polisi sempat melemparkan gas air mata kepada massa aksi pendemo, setelah massa membuat ricuh melakukan kerusuhan dan anarkis.
    Melempar batu, bom molotov, botol kaca, api, petasan, dan lain sebainya. Massa juga banyak yang masuk ke area perumahan orang sipil di sekitar daerah tersebut.

    Sebelum membahasnya perlu juga dipahami, bahwa gas air mata digunakan oleh para penegak hukum untuk mengendalikan kerumunan massa yang sudah bertindak anarkis atau untuk tujuan pertahanan diri.

    Bagi Anda yang rumahnya dilalui massa yang ricuh dan bisa jadi beberapa gas masuk ke dalam rumah ketahuilah beberapa hal ini. 

    1. Gas air mata dapat membuat mata iritasi. Begitu juga berpengaruh untuk bagian mulut, hidung, dan paru-paru. Bukan seperti gas pada umumnya, gas air mata merupakan suatu zat yang mengikat dan bereaksi terhadap kelembapan. 

    2. Menurut Gizmodo, "Kristal aerosolized melayang ke permukaan basah mata, mulut, kulit, dan saluran pernapasan seseorang. Mekanisme pertahanan tubuh menjadi overdrive, mencoba menyiram bahan kimia dengan air mata dan lendir," tuturnya.

    3. Akan timbul rasa sakit dan panik. Kemudian, dikombinasikan dengan reaksi cepat tubuh. Selanjutnya, dapat melumpuhkan atau mengacaukan konsentrasi korban ledakan gas air mata itu.

    Jika Anda Tak Sengaja Terkena Gas Air Mata
    (Jika Anda tak sengaja telah menjadi korban gas air mata karena berada di dekat daerah krisis, hal pertama yang harus dilakukan antara lain menjauhkan diri dari area yang terpapar, lalu bilas mata Anda dengan air dingin. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

    4. Setelah gas air mata menyentuh bagian wajah, Anda mulai merasakan gejalanya hanya dalam 20 detik. Gejala umum yang disebabkan oleh gas air mata, yakni sakit dada, iritasi kulit, sulit bernapas, sensasi terbakar di mata dan hidung.

    5. Selain itu, air liur menjadi berlebihan, batuk, disorientasi, mata berair dan pandangan kabur serta kebingungan. Namun, efek gas air mata biasanya bersifat sementara dan kebanyakan orang merasa lega dari gejala-gejalanya setelah satu atau dua jam.

    6. Efek lain dari gas air mata, bisa berpotensi menyebabkan reaksi alergi dan ruam kulit beberapa bulan setelah insiden gas air mata terjadi. 

    Lalu apa yang harus dilakukan?

    Jika Anda tak sengaja telah menjadi korban gas air mata karena berada di dekat daerah krisis tersebut, muncul rasa sakit yang hebat dan ketidaknyamanan yang ekstrem. Hal pertama yang harus dilakukan antara lain:

    1. Menjauhkan diri dari area yang terpapar gas air mata secara cepat dan tenang.
    2. Setelah Anda berhasil keluar dari area yang dilumuri gas air mata, bilas mata Anda dengan air dingin.
    3. Tiupkan hidung Anda, dan bilas mulut Anda. Saat membilas, Anda perlu menghindari menelan air terlalu banyak.
    4. Setelah Anda berhasil ke area yang lebih aman (misalnya dapur yang lebih jauh, atau kamar belakang) jauh dari area yang terkena, lepaskan pakaian Anda, mandilah dengan air dingin, dan ganti dengan pakaian bersih. Hal ini penting karena sangat sulit untuk membersihkan sisa gas air mata pada pakaian.
    5. Cara terbaik mengatasinya, memasukkan semua pakaian Anda yang terkontaminasi gas air mata ke dalam kantong plastik lalu buang. Sebab, gas air mata yang tertinggal di pakaian Anda bisa terus mencemari Anda dan orang-orang di sekitar Anda apabila diletakkan di tempat terbuka. 
    6. Jika Anda tetap ingin menyimpan dan memakai ulang baju tersebut, perlu upaya yang cukup besar. Setidaknya, diperlukan tiga kali pencucian untuk membersihkan pakaian yang penuh cairan gas air mata itu.






    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id