Mengenali Penyebab Kanker Pankreas

    Raka Lestari - 20 Maret 2019 16:18 WIB
    Mengenali Penyebab Kanker Pankreas
    Kanker pankreas bisa diketahui dengan gejala-gejala yang ada. Seperti sakit perut atau punggung, penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, atau mual. (Foto Ilustrasi: Shutter Stock)
    Jakarta: Kanker pankreas adalah penyakit yang disebabkan oleh tumbuhnya tumor di dalam pankreas. Sementara pankreas sendiri adalah sebuah kelenjar besar yang merupakan bagian dari sistem pencernaan.

    Penyakit ini biasanya tidak memiliki gejala yang terlihat namun seringkali bersifat mematikan. Terbukti, menurut Pancreatic Cancer Action Network (PanCan), kanker pankreas menjadi penyebab utama ketiga kematian terkait kanker di Amerika Serikat, dan tingkat kelangsungan hidup lima tahun hanya 9 persen.

    Kanker pankreas dapat menyebar dengan cepat karena lokasinya jauh di perut dan berdekatan dengan organ vital lainnya. Kelenjar pankreas bertugas menghasilkan enzim, membantu pencernaan, dan hormon yang mengontrol kadar gula darah. Ketika sebuah tumor terbentuk di pankreas, ia dapat dengan mudah menyebar ke bagian lain dari tubuh.

    "Sel-sel tumor kanker pankreas sangat aktif dan agresif. Bahkan tumor yang masih berukuran kecil kemungkinan besar sudah menyebar ke organ-organ lainnya saat terdeteksi," jelas Timothy Donahue, MD, kepala divisi onkologi bedah dan profesor bedah di David Geffen School of Medicine di UCLA.

    Menurut PanCan, ada beberapa faktor risiko kanker pankreas. Di antaranya adalah diabetes yang sudah berlangsung lama, pankreatitis kronis dan herediter (pankreas yang meradang), merokok, usia lanjut, obesitas, dan diet yang tinggi daging merah dan daging olahan.

    "Tanda-tanda awal kanker pankreas agak samar dan tidak dapat langsung diketahui oleh pemeriksaan dokter," kata Dr. Donahue.

    Baca juga: Rokok Memengaruhi Kesehatan Vagina

    Meski demikian, kanker pankreas bisa diketahui dengan gejala-gejala yang ada. Seperti sakit perut atau punggung, penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, atau mual. Penyakit kuning (menguningnya kulit) bisa menjadi tanda jika tumor menghalangi saluran empedu di kepala pankreas. Ini hanya beberapa tanda kanker pankreas yang harus diwaspadai.

    Sementara itu, Nathan Bihari, MD, PhD, seorang profesor di University of Pittsburgh School of Medicine mengamati presentasi kenaikan harapan hidup penderita kanker pankreas. Menurut ahli onkologi dan hematologi medis, ada peningkatan angka harapan hidup penderita kanker pankreas menjadi 9 persen dari sebelumnya hanya 4 persen.

    "Dalam lima tahun ke depan, saya berharap kami bisa meningkatkan tingkat kelangsungan hidup, dan dalam 10 hingga 20 tahun, saya berharap kami menemukan cara untuk mendeteksinya lebih awal dan menemukan cara yang lebih baik untuk mengobati penyebaran penyakit," ujar Dr. Bihari.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id