4 Kelompok yang Rentan Terjangkit Virus Korona

    Raka Lestari - 20 Maret 2020 08:05 WIB
    4 Kelompok yang Rentan Terjangkit Virus Korona
    Ilustrasi-Pexels
    Jakarta: Beberapa orang memiliki risiko untuk mengalami penyakit yang lebih parah jika terkena virus korona atau covid-19. Bahkan bisa mengalami kematian.

    Untuk itu, beberapa kelompok yang rentan ini perlu sekali menjaga kesehatan agar tidak sampai terinfeksi covid-19. Berikut ini adalah beberapa kategori yang memiliki risiko tinggi jika terinfeksi covid-19:

    1. Lanjut usia

    Menurut sebuah laporan dari Chinese Center for Disease Control, orang yang berusia 80 tahun ke atas yang terinfeksi covid-19 memiliki tingkat kematian tertinggi, yaitu 14,8 persen. Dan tentunya angka ini terus berubah seiring dengan semakin banyaknya kasus.

    S. Wesley Long, MD, PhD, asisten profesor patologi dan kedokteran genom di Houston Methodist Hospital menyebutkan bahwa tingkat kematian meningkat secara dramatis setelah usia 65 tahun.

    2. Penyakit jantung

    Dikutip dari The Healthy, Tiongkok menemukan bahwa angka kematian sebanyak 10,5 persen pada pasien covid-19 juga memiliki penyakit kardiovaskular.

    "Virus ini berpotensi menyerang tidak hanya otot jantung, tetapi juga pembuluh darah," kata Robert Glatter, MD, dokter gawat darurat di Lenox Hill Hospital, New York City.

    3. Pengidap penyakit paru

    Seperti yang dikhawatirkan oleh para ahli, orang dengan penyakit pernapasan kronis lebih rentan terhadap covid-19.

    “Komplikasi yang mungkin dialami tidak hanya pneumonia berat, tetapi ARDS (sindrom gangguan pernapasan akut) di mana paru-paru tidak akan mendapat oksigen yang cukup,” kata Dr Glatter.

    Penyakit paru-paru yang memiliki risiko komplikasi covid-19 yang lebih tinggi termasuk asma dan PPOK, atau penyakit paru obstruktif kronis, yang mencakup bronkitis kronis atau emfisema.

    4. Diabetes

    "Orang yang menderita diabetes juga cenderung memiliki komplikasi lain yang mendasarinya. Kecuali jika dikelola dengan baik, namun biasanya hal ini jarang terjadi,” kata Libby Richards, PhD, RN, associate professor di Purdue University School of Nursing di West Lafayette, Indiana.

    “Ketika seseorang menderita diabetes, tubuh mereka sudah berada di bawah tekanan. Dan itu mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi," terangnya.

    Sebelumnya, per Kamis 19 Maret kemarin, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 (new coronavirus) Achmad Yurianto mengatakan, bahwa hampir pasien virus korona yang meninggal telah memiliki penyakit pendahulu. Sebagain besar mereka memiliki penyakit diabetes, hipertensi, dan jantung kronis.





    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id