Pemerintah Yakini Masker Kain Efektif

    Sunnaholomi Halakrispen - 10 April 2020 12:14 WIB
    Pemerintah Yakini Masker Kain Efektif
    Data menunjukkan lebih dari 65 persen efektif menggunakan masker kain. (Foto: Dok. Medcom.id/Sandra Odilifia)
    Jakarta: Imbauan pemerintah terkait tidak keluar rumah dalam rangka menekan angka penularan covid-19 (new coronavirus) harus dilakukan. Namun jika Anda terpaksa harus keluar rumah, gunakanlah masker kain yang diyakini cukup efektf dalam menjaga pernapasan dari paparan virus.

    "Jika terpaksa harus keluar rumah, pakailah masker kain, itu sudah cukup. Data menunjukkan lebih dari 65 persen efektifitasnya," ujar Juri Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Kantor BNPB, Kamis, 9 April 2020.

    Yuri, sapaannya, memaparkan bahwa masker yang terbuat dari kain tersebut dapat mencegah penularan virus. Lantaran tidak hanya bisa digunakan dalam sekali pakai, masker jenis ini bisa dipakai berulang kali dengan dicuci bersih menggunakan sabun atau detergen.

    Selain menggunakan masker kain, pencegahan virus ke dalam tubuh harus juga dibarengi dengan pola hidup bersih dan sehat. Hal terpenting pertama ialah mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, setidaknya selama 20 detik dan sesering mungkin. 

    Sementara jumlah kasus positif covid-19 masih bertambah, menandakan penularan di tengah masyarakat masih berlangsung. Maka demikian, masyarakat diimbau untuk dapat berkomitmen bersama dalam membantu memutus rantai penularan covid-19.

    Pemerintah Yakini Masker Kain Efektif
    (Cuci masker kain dengan detergen hingga bersih setelah Anda pakai jangan menunggu. Foto: Dok. Medcom.id/Sandra Odilifia)

    "Data yang kita himpun hari ini menggambarkan kondisi masyarakat kita seminggu yang lalu. Karena kita tahu meskipun masa inkubasi terpanjangnya dalam 14 hari, namun rata-rata adalah 5-6 hari yang lalu," ucapnya.

    Yuri menekankan harapannya, mudah-mudahan dengan patuhnya masyarakat menggunakan masker sejak seminggu ini maka selanjutnya bisa melihat hasilnya pada minggu depan. Apakah kepatuhan tersebut dijalankan dengan baik atau tidak.

    "Ini menjadi kunci keberhasilan. Dari semua itu, kita lebih aman berada di rumah. Tidak bepergian, tidak melakukan perjalanan ke manapun karena ini pasti akan menimbulkan risiko yang lebih besar lagi untuk tertular covid-19," pungkasnya.

    Sementara itu, terdapat penambahan kasus baru sebanyak 337 per Kamis, 9 April 2020. Sehingga, jumlahnya menjadi sebanyak 3293 kasus positif covid-19. 

    Kemudian, terdapat tambahan 30 pasien yang sudah sembuh, maka totalnya menjadi 252 kasus pasien sembuh dari covid-19. Sedangkan, kasus meninggal dunia dari konfirmasi positif covid-19 bertambah 40 orang yang kini totalnya menjadi 280 orang.






    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id