Alasan Perempuan Harus Tidur Lebih Lama

    Dhaifurrakhman Abas - 15 Juni 2019 18:22 WIB
    Alasan Perempuan Harus Tidur Lebih Lama
    Alasan Perempuan Harus Tidur Lebih Lama (Foto: shutterstock)
    Jakarta: Pola tidur bermasalah bisa menyerang siapa. Baik tua, muda, laki-laki maupun perempuan.

    Namun tetap saja setiap orang membutuhkan tidur yang berkualitas. Ini diperlukan tidak hanya untuk menjaga fisik Anda tetapi juga untuk kesehatan mental tetap prima.

    Jumlah jam seseorang harus tidur setiap harinya tergantung pada usia mereka. Setidaknya seseorang harus mengistirahatkan mata mereka selama 7 hingga 8 jam setiap hari agar tetap sehat.

    Adapun penjelasan detil dari National Sleep Foundation, dewasa muda dan dewasa berusia 26 hingga 64 tahun harus tidur setidaknya 7 hingga 9 jam sehari. Orang dewasa di atas 64 tahun perlu tidur selama hampir 7 hingga 8 jam sehari.

    Sementara remaja membutuhkan sekitar 9 hingga 10 jam. Bahkan untuk anak-anak usia sekolah dan pra-sekolah, perlu lebih dari 10 jam.

    Meski begitu, sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa perempuan harus tidur lebih lama 20 menit ketimbang pria. Hal ini dikarenakan kualitas tidur perempuan lebih buruk ketimbang pria karena berbagai alasan. Berikut penjelasannya.

    1. Lebih sibuk

    Alasan pertama karena perempuan memiliki jadwal yang lebih sibuk ketimbang pria. Mereka bangun lebih awal, merawat anak-anak, mengatur pekerjaan rumah tangga.

    Belum lagi jika perempuan tersebut juga bekerja sebagai pegawai kantoran. Pekerjaan multi-tasking yang dilakukan sepanjang hari tentu melelahkan bagi fisik dan pikiran.

    2. Tidur yang buruk

    Sesuai penelitian, karena tahap kehidupan tertentu dan perubahan fisiologis, perempuan sering memiliki masalah tidak. Mereka menjadi gelisah dan menjadi lebih rentan terhadap insomnia di masa dewasa.

    3. Perubahan hormon

    Perubahan hormon selama menopause, kehamilan dan siklus menstruasi bulanan dapat memiliki efek samping yang serius pada perempuan. Perubahan hormon juga menyebabkan perubahan fisik dan emosional, yang dapat mengganggu kualitas tidur.

    4. Berat badan bertambah

    Bukan rahasia jika perempuan lebih sulit untuk menurunkan berat badan dibandingkan dengan pria. Salah satu alasannya karena kurangnya waktu tidur yang dibutuhkan mereka.

    Kurang tidur menyebabkan bertambahnya berat badan. Selain itu, kurang tidur menyebabkan pelepasan hormon stres kortisol yang mampu meningkatkan nafsu makan dan menyebabkan obesitas.

    5. Sindrom kaki

    Menurut penelitian, perempuan lebih cenderung menderita sindrom pada kaki mereka. Sindrom ini menyebabkan dorongan yang tidak terkontrol untuk menggerakkan kaki dan gejalanya memburuk di malam hari saat tidur.

     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id