Tips Traveling ke China Saat Ada Penyebaran Pneumonia Misterius

    Sunnaholomi Halakrispen - 19 Januari 2020 08:00 WIB
    Tips Traveling ke China Saat Ada Penyebaran Pneumonia Misterius
    Apa saran terbaik saat Anda bepergian ke negara tujuan yang sedang terkena pneumonia? Berikut tipsnya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Jakarta: Wanita berusia 74 tahun yang melakukan penerbangan dari Wuhan, Tiongkok, ke Thailand diindikasi memiliki gejala penyakit pneumonia misterius. Untuk menghindari penyebaran penyakit tersebut, lakukanlah sejumlah langkah ketika Anda ingin traveling ke China.

    "Sesuai rekomendasi, kenali gejalanya. Tentu yang namanya traveling jaga jesehatan, imunitas juga ditentukan nutrisi," ujar Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P (K), FISR, FAPSR, selaku Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah PDPI, Pulogadung, Jakarta Timur.

    Mengonsumsi makanan yang bergizi baik, karena imunitas ditentukan dari nutrisi. Apabila imunitas turun, maka Anda akan mudah terinfeksi penyakit membahayakan ini. 

    Kemudian, istirahatlah yang cukup. Lakukan juga cuci tangan secara rutin, setidaknya setiap Anda menaiki kendaraan umum serta sebelum dan setelah makan.

    Tips Traveling ke China Saat Ada Penyebaran Pneumonia Misterius
    (Selalu jaga asupan makanan dan minum air putih ketika Anda sedang traveling. Dan menurut Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P (K), FISR, FAPSR, selaku Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) hal mudah salah satunya adalah mencuci tangan karena tangan tempat penyaluran kuman. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

    "Itu penting. Penting tadi cuci tangan, mau makan cuci tangan. Sebagian besar dipahami cuci tangan bagian dari pencegahan infeksi efektifitas tinggi bisa sampai 80 persen," paparnya.

    Ia menjelaskan bahwa mencuci tangan tak hanya sekedar menunjukkan tangan yang tidak kotor. Lebih dari itu, membersihkan kuman yang telah mengumpul di tangan Anda.

    "Kadang-kadang kita ini memegang sesuatu apalagi pas di rumah sakit, di daerah tertentu. Ada orang batuk di angkutan, batuknya terkena benda lain, kita pegang lalu kita lupa kucek-kucek mata, itu nular kumannya," jelasnya.

    Apalagi, ketika Anda tengah berada di tempat berisiko, seperti angkutan umum, tempat wisata, rumah sakit, atau tempat lain yang padat masyarakat. Utamakan tangan Anda dalam keadaan bersih.

    "Di daerah berisiko, tangan harus benar-benar dibersihkan. Karena, tangan kita itu tempat penyaluran kuman," tambahnya.



    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id