Ahli Gizi: Diet Keto Belum Tentu Cocok untuk Semua Orang

    Anda Nurlaila - 24 September 2019 07:31 WIB
    Ahli Gizi: Diet Keto Belum Tentu Cocok untuk Semua Orang
    Ahli nutrisi Sanjay Gupta mengatakan diet keto membuat tubuh dalam kondisi kondisi ketosis yang kemudian menjadi nama diet ini. (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Diet keto dengan asupan rendah karbohidrat dan tinggi lemak banyak digunakan selebritas untuk menghilangkan bobot tubuh. Diet ini diklaim efektif menurunkan berat badan dengan cepat. 

    Diet ini menimbulkan pro dan kontra bahkan di antara pada ahli. Kepada People, ahli nutrisi Sanjay Gupta mengatakan diet keto membuat tubuh dalam kondisi kondisi ketosis yang kemudian menjadi nama diet ini. 

    "Anda tidak makan gula dan karbohidrat apa pun. Anda akan mengasup banyak lemak sehingga akan menurunkan berat badan dengan cepat," jelasnya.  

    Namun diet ini memiliki beberapa kerugian

    1. Pertama, sulit mempertahankan rencana makan untuk jangka waktu lama. “Sangat sulit untuk bertahan lama dan biasanya akan memakan waktu beberapa minggu dan kebanyakan yang Anda hilangkan adalah air," jelasnya. 
    2. Gupta  menambahkan, mereka dengan riwayat penyakit jantung dalam keluarga perlu mempertimbangkan asupan terlalu banyak lemak. 
    "Jika Anda khawatir tentang hal-hal semacam itu, diet ini mungkin bukan diet yang tepat untuk Anda. Asupan terlalu banyak lemak dapat memengaruhi kesehatan jantung."
    3. Selain itu, diet keto juga dituding menghilangkan nutrisi penting bagi tubuh. “Sel-sel tubuh terdiri dari protein, lemak, karbohidrat, asam nukleat. Ketika Anda tidak makan satu dari tiga nutrisi makro tubuh akan kelaparan," kata pelatih selebriti Jillian Michaels seperti dimuat Health. 

    Ahli Gizi: Diet Keto Belum Tentu Cocok untuk Semua Orang
    (Ahli nutrisi Sanjay Gupta mengatakan diet keto membuat tubuh dalam kondisi kondisi ketosis yang kemudian menjadi nama diet ini. Foto: Pexels.com)

    Dia menjelaskan, nutrisi makro sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan Anda secara keseluruhan.

    Michaels menyarankan lebih baik menghindari diet keto dan menggantinya dengan diet dan gaya hidup sehat. “Jangan diet keto. Berolahraga, makan sehat dan jangan makan berlebihan. Anda sudah menjalani diet seimbang. Sesederhana itu,” katanya.

    Meski diklaim berbahaya jika dilakukan dalam waktu lama, diet ini populer di kalangan selebritas. Antara lain Jenna Jameson, Halle Berry, dan Al Roker yang menurunkan puluhan kilogram bobot tubuhnya. Presenter Today itu mengatakan diet tinggi lemak tidak merusak kadar kolesterolnya. "Saya baru memeriksa kadar kolesterolku dan semuanya baik-baik saja," tambah Roker.
     
    Roker mengatakan sains memiliki dua pendapat berbeda mengenai diet keto. "Semua tergantung pada orang yang melakukannya, dokter dan profesional medis mereka untuk membuat keputusan itu." 






    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id