Ciri-ciri Gagal Jantung saat Hamil

    Raka Lestari - 21 September 2019 14:05 WIB
    Ciri-ciri Gagal Jantung saat Hamil
    Ilustras---(Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Penyakit gagal jantung merupakan salah satu penyakit yang sangat mematikan, salah satunya bagi ibu hamil. Hal ini karena pada umumnya, gagal jantung yang terjadi saat kehamilan memiliki gejala atau pertanda yang tidak terlihat.

    Sehingga banyak ibu hamil yang tidak menyadari kemungkinan adanya gagal jantung saat kehamilan tersebut. 
     
    “Kegagalan jantung saat kehamilan sebenarnya memang sangat sulit ya untuk dibedakan karena terkadang bisa saja karena memang kehamilan yang bertambah besar sehingga menyebabkan adanya perubahan pada jantung,” ujar dr. Hawani Sasmaya Prameswari,SpJP, pada acara 24th Asean Federation Cardiology Congress, di kawasan ICE BSD City, Tangerang, Jumat, 20 September 2019.
     
    “Usia kehamilan yang bertambah kan juga otomatis mengakibatkan ibu jadi gampang capek, atau kadang juga kakinya jadi bengkak, dan terkadang untuk tidur saja susah,” ujar dr. Sasmaya.

    Dia menjelaskan cara untuk mengetahui keluhan yang dialami jika mengalami gagal jantung selama kehamilan. Menurutnya ibu hamil yang mengalami gagal jantung akan mengalami sesak nafas.

    "Kalau pasien gagal jantung, pasti jalan ke kamar mandi saja sudah sesak. Atau sehabis makan saja itu sudah sesak. Pada saat mandi atau setelah mandi merasa sesak itu merupakan tanda awal bahwa penyebabnya bukan karena lelah biasa, tetapi karena gagal jantung,” terangnya. 
     Ciri-ciri Gagal Jantung saat Hamil
    dr. Hawani Sasmaya Prameswari,SpJP--Medcom.id/Raka lestari.

    Menurut dr. Sasmaya, biasanya keluhan-keluhan tersebut muncul setelah kehamilan berusia 20 minggu. Gagal jantung biasanya mulai pada saat trimester kedua atau mulai dari 28 minggu.

    "Pada saat itu sudah mulai muncul sesak nafas. Namun memang harus diketahui terlebih dahulu penyebab gagal jantung yang dialami saat kehamilan. Gagal jantung pada kehamilan itu harus kita bedakan apakah pasien memang sebelum kehamilan memang sudah ada kelainan jantung atau pasien itu mengalami gagal jantung sebagai komplikasi dari kehamilan,” ujar dr. Sasmaya.

    Menurutnya jika pasien mengalami gagal jantung sebagai komplikasi dari kehamilan memang munculnya pada trimester akhir. Sedangkan jika penyebabnya karena hipertensi mulai munculnya pada usia diatas 20 minggu.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id