Ini Manfaat Meditasi

    Raka Lestari - 20 Agustus 2019 12:39 WIB
    Ini Manfaat Meditasi
    Ilustrasi--Pexels
    Saat Anda fokus pada skenario sesuatu yang belum tentu terjadi maka Anda akan merasa stres. Meditasi merupakan salah satu cara yang dianggap dapat mengelola gejala stress, dan disarankan oleh terapis untuk melakukan meditasi untuk mengurangi stres.
     

    Jakarta: Jika Anda sedang mengalami kecemasan, cobalah untuk mempertimbangkan untuk melakukan meditasi atau mencobanya sesekali. Meditasi memiliki banyak manfaat.

    Salah satunya yaitu dapat mengelola gejala stress. Meditasi juga dianggap dapat mengurangi stres yang Anda alami.

    "Mudahnya, kegelisahan didefinisikan sebagai ketakutan mengenai hal-hal yang belum terjadi, memikirkan hal-hal yang belum terjadi tersebut itu berkembang biak menjadi sesuatu yang mungkin saja tidak akan pernah terjadi," ujar Dr Catherine Jackson, seorang psikolog berlisensi dan ahli neuroterapi bersertifikat, kepada Bustle.

    Saat Anda fokus pada skenario sesuatu yang belum tentu terjadi maka Anda akan merasa stres, Anda mungkin kesulitan untuk tenang dan kecemasan dapat muncul dari sana.

    "Meditasi, merupakan aktivitas yang memerlukan perhatian penuh yang membuat Anda berfokus pada hal-hal yang terjadi saat ini dan melakukannya dengan cara yang tidak menghakimi," kata Jackson.

    Dibandingkan mengkhawatirkan hal-hal yang mungkin terjadi, melakukan meditasi dapat membantu memfokuskan kembali pikiran Anda dan membiarkan pemikiran tersebut.

    Meditasi juga bukan menghilangkan rasa kecemasan yang Anda rasakan, namun membiarkan pengalaman atau pemikiran terjadi begitu saja sehingga Anda bisa merasa tidak takut. Menurut Lauren Cook, MMFT, seorang dokter yang mempraktikkan terapi yang berfokus pada emosi. "Dengan meditasi, Anda dapat belajar untuk hidup dengannya, dan melewatinya," katanya.

    Meditasi juga dapat berpengaruh pada cara kerja otak Anda. Meditasi memiliki beberapa manfaat termasuk peningkatan fokus dan konsentrasi dan penurunan aktivitas otak di bagian otak tertentu yang terlibat dalam stres.

    "Meditasi dengan cepat mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, yang membantu otak dan tubuh tenang dari kecemasan dan menyuruhmu untuk rileks," kata Jackson.

    Jika Anda melakukan meditasi secara teratur, pemikiran Anda terhadap kecemasan atau ketakutan akan sesuatu yang belum terjadi pun akan berubah.

    "Ketika kita terlibat dalam proses berpikir negatif yang sama berulang kali, itu dapat menyebabkan otak untuk lebih mudah berpikir negatif di kemudian hari," jelas Acacia Parks, PhD, seorang psikolog dan ketua peneliti dari Happify Health.

    Tentu saja, jika Anda hanya bermeditasi sekali atau dua kali, tentu tidak akan ada perubahan. Tetapi jika Anda mengubahnya menjadi kebiasaan, penelitian menunjukkan bahwa itu bisa menyebabkan terjadinya perubahan.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id