Tips Tangani Siklotimia

    Sunnaholomi Halakrispen - 11 Januari 2020 16:05 WIB
    Tips Tangani Siklotimia
    Siklotimia atau siklotimik disorder merupakan gangguan suasana hati yang menyebabkan perubahan emosi dan energi yang parah. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Siklotimia atau siklotimik disorder merupakan gangguan suasana hati yang menyebabkan perubahan emosi dan energi yang parah. Bahkan, bisa memengaruhi kemampuan Anda untuk melakukan tugas-tugas normal di rumah, sekolah, atau bekerja. 

    Dilansir dari WebMD, gangguan siklotimia sering dianggap sebagai bentuk ringan gangguan bipolar. Kondisi tersebut sering kali terjadi pada remaja. 

    Pada gangguan ini, Anda memiliki periode tinggi tingkat rendah (hipomania). Periode depresi singkat yang tidak berlangsung lama, yakni kurang dari dua minggu pada suatu waktu, seperti dalam episode pertama depresi.

    Hipomania pada gangguan siklotimia mirip dengan yang terlihat pada gangguan bipolar II, dan tidak berkembang menjadi mania full-blown. Misalnya, Anda mungkin merasakan perasaan produktivitas atau kekuatan yang berlebihan, tetapi Anda tidak kehilangan koneksi dengan kenyataan di sekitar Anda.

    Bahkan, beberapa orang merasakan puncak gangguan siklotimik dengan merasa menyenangkan. Gangguan ini cenderung tidak melumpuhkan seperti halnya mereka yang memiliki gangguan bipolar.

    Penyebab pastinya belum bisa dibuktikan. Tetapi, faktor genetika dari kerabat yang mengidap bipolar bisa menjadi kemungkinan terbesar. 

    Gejala dari gangguan ini biasanya muncul pada masa remaja atau dewasa muda. Tetapi karena gejalanya ringan, seringkali sulit mengetahui kapan siklotimia mulai muncul. Dalam beberapa kasus, gangguan siklotimia rentan berkembang menjadi penyakit bipolar penuh.

    Gejala yang bisa terjadi ialah adanya periode depresi berulang yang singkat dan untuk episode hipomania setidaknya terjadi selama dua tahun. Namun, seringkali agak tidak terduga. 

    Baik depresi atau hipomania dapat berlangsung selama berhari-hari atau berminggu-minggu, diselingi dengan satu atau dua bulan suasana hati normal. Anda bahkan juga bisa tidak memiliki periode normal sekalipun atau selalu naik turun secara ringan. 

    Penanganan yang tepat, segera datang ke dokter untuk diperiksa secara intensif, ketika Anda mulai merasakan gejalanya. Obat-obatan jangka pendek dapat memberikan bantuan untuk Anda. 

    Gangguan siklotimia mungkin tidak merespons dengan baik terhadap pengobatan, seperti halnya gangguan bipolar. Kombinasi penstabil suasana hati dan psikoterapi, paling efektif. Stabilisator suasana hati termasuk obat anti kejang seperti lithium, depakote, tegretol, atau lamictal. 

    Sementara itu, beberapa orang dengan gejala siklotimia ringan dapat hidup sukses dalam menjalani kehidupan. Sedangkan beberapa orang lainnya, mendapatkan hubungan mereka terganggu oleh depresi, tindakan impulsif, dan emosi yang kuat.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id