Beda Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan Rapid Test

    Kumara Anggita - 23 Maret 2020 14:05 WIB
    Beda Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan Rapid Test
    Ilustrasi-Pexels
    Jakarta: Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menghadapi permasalahan virus korona atau covid-19. Salah satu upaya pemerintah yang ditunggu-tunggu adalah kedatangan alat pengecek cepat atau rapid test.

    Rapid test telah digunakan oleh beberapa negara. Seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang. Namun kira-kira apa perbedaannya alat ini dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) ya?

    Menurut NRC, Polymerase Chain Reaction (PCR) adalah alat yang digunakan dengan mengambil sampel DNA. Alat ini ditemukan pada 1980, dan biasa digunakan untuk tes HIV, DBD, dan influenza.

    Sementara rapid test adalah pengujian dengan specimen darah. Alat yang digunakan berupa “kit”, dan digunakan untuk tes flu.

    PCR digunakan dengan menggunakan cairan dari kerongkongan. Sementara rapid test menggunakan immunoglobulin di darah.

    Durasi pengujian, PCR membutuhkan waktu lebih lama, yaitu 24 jam. Sementara rapid test hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit sampai 3 jam. Sangat memudahkan para tim medis untuk mengidentifikasi dengan cepat dalam masa-masa yang berat ini.

    Untuk tingkat keakuratan, jika menggunakan PCR bisa sampai 97-99 persen. Sementara pada rapid test 85-95 persen.

    Nantinya masyarakat yang diprioritaskan untuk melakukan rapid test adalah masyarakat yang melakukan close contact dengan pasien positif covid-19. Sekarang, bila Anda pernah bersentuhan dengan orang yang membawa virus covid-19, dan menemukan gejala gejala berupa demam (>38 derajat celcius), pilek, batuk, sesak napas maka hubungi 119 EXT 9.

    Selain itu, Anda bisa periksakan diri ke rumah sakit rujukan covid-19 di daerah Anda. Namun bila tidak, karantina diri Anda selama 14 hari terhitung setelah kontak.

    Bila Anda tidak merasa berkontakan dengan orang yang terkena virus korona dan tak ada gejala yang muncul, maka ini waktunya melakukan social distancing untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan penyebaran virus yang mewabah ini. Tak perlu khawatir, Anda bisa tetap produktif dan bisa bersosialisai dengan bantuan internet.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id