Hubungan Antara Vegetarian dengan Kesehatan Otak

    Raka Lestari - 06 Februari 2020 12:01 WIB
    Hubungan Antara Vegetarian dengan Kesehatan Otak
    Beberapa orang menganggap bahwa melakukan diet vegan ini memiliki lebih banyak manfaat. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Banyak orang yang melakukan diet vegan yang lebih mengutamakan mengonsumsi makanan berbasis tumbuhan atau nabati. Beberapa orang menganggap bahwa melakukan diet vegan ini memiliki lebih banyak manfaat.

    Tidak hanya manfaat untuk kesehatan itu sendiri, tetapi juga bagi lingkungan sekitar. Namun ternyata, melakukan diet vegan memiliki efek yang mungkin dirasakan pada otak Anda.

    “Sangat penting bagi kita untuk belajar dan mengadopsi lebih banyak mengenai pola makan yang sehat bagi otak,” jelas Dr Scott Kaiser, M.D., seorang dokter di Providence Saint John's Health Center, seperti dimuat bustle.

    Menurut beberapa data pengamatan, seseorang vegetarian dan vegan selama hidupnya memiliki risiko lebih rendah terkena demensia. Makanan tertentu memang bisa membantu kesehatan otak. 

    “Ada banyak bukti yang menunjukkan efek positif pada otak dari mengonsumsi makanan kaya akan polifenol, pola makan anti-inflamasi, dan pola makan nabati,” kata Kaiser.

    Diet nabati cenderung mengonsumsi lebih banyak makanan yang sarat dengan antioksidan, polifenol, fitokimia, dan asam lemak tak jenuh, yang dapat membantu sel-sel otak tumbuh dan berkembang.

    Dalam tes pada hewan, Kaiser mengatakan, senyawa ini meningkatkan pertumbuhan, koneksi, dan kelangsungan hidup sel-sel otak. Sebuah studi yang diterbitkan dalam PLOS One pada 2010 menemukan bahwa vegetarian menunjukkan lebih banyak aktivitas otak yang berkaitan dengan pengendalian diri, empati, dan interoception, atau kesadaran tubuh mereka sendiri, daripada orang yang omnivora.

    Namun tidak semua diet vegan sama. “Jika semua yang Anda makan adalah gula murni, itu secara teknis akan dianggap vegan tetapi bisa sangat beracun bagi otak,” kata Kaiser.

    Mereka yang melakukan diet vegan juga perlu berhati-hati untuk mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanan mereka karena kekurangan vitamin dan mineral penting dapat mempengaruhi kesehatan otak.

    Banyak orang yang menganut diet vegan mengalami defisiensi B12 dan kolin, yang keduanya diperlukan untuk produksi neurotransmiter otak. Dan kolin cenderung ditemukan dalam produk hewani. Otak juga membutuhkan sejumlah lemak dan protein sehat agar berfungsi, sehingga dalam menganut diet vegan perlu mengandung keduanya untuk membantu kesehatan otak.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id