Proses dalam Transplantasi Ginjal

    Sunnaholomi Halakrispen - 16 Maret 2020 13:14 WIB
    Proses dalam Transplantasi Ginjal
    Ada penjelasan secara medis terkait transplantasi ginjal. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Jakarta: Ginjal merupakan salah satu organ penting di dalam tubuh. Ketika mendonorkan satu ginjal atau menjualnya, masih ada satu ginjal lainnya yang tersisa di dalam tubuh manusia. Ada penjelasan secara medis terkait kondisi tersebut.

    "Kalau dari sisi medis, menangani transplantasi itu pasien itu yang membawa donornya. Kita enggak bisa menawarkan donor, harus dari pasien itu membawa donor," ujar anggota Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) dr. Pringgodigdo Nugroho, Sp.PD-KGH, di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Maret 2020 lalu.

    Ia memaparkan, prosesnya biasanya dilakukan penapisan skrining, tidak jual beli, dan mengonsulkan ke psikiatri dan tim advokasi. Pada kondisi tersebut, terdiri dari beberapa stakeholder. 

    "Ada orang awam, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), ahli ginjal, dan yang pernah menjalani. Tim ini yang menilai, dia ini sukarela atau di bawah tekanan. Ini yang kita upayakan secara standar seperti itu," paparnya.

    Selebihnya, dilanjutkan dengan proses atau ranah hukum. Tanggung jawab untuk hal tersebut di dalam lingkup pihak berwajib.
     
    "Karena ada undang-undangnya itu, akan ditangani polisi untuk menindaklanjuti," jelasnya.

    Fungsi ginjal sendiri, untuk mengeluarkan sisa-sisa produk dari tubuh. Kemudian, menyeimbangkan cairan tubuh, memproduksi sel darah merah. 

    "Fungsi lainnya, mengatur tekanan darah, menyaring 120-150 liter darah per hari. Selain itu, engaktifkan vitamin D untuk kesehatan tulang dan gigi," pungkasnya.





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id