Tips Memilih Produk Tabir Surya

    Sunnaholomi Halakrispen - 17 Juni 2020 14:30 WIB
    Tips Memilih Produk Tabir Surya
    Ilustrasi-Pexels
    Jakarta: Melindungi kulit Anda dari sinar matahari yang berbahaya adalah cara terbaik untuk mengurangi risiko terkena kanker kulit dan penuaan. Tetapi, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih produk tabir surya terbaik.

    Sejumlah pertimbangan mungkin menjadi dilema, yakni tentang jenis apa yang terbaik untuk Anda, apakah sunscreen atau sunblock, lalu SPF berapa yang cukup. Kemudian, haruskah Anda memilih gel, krim, atau lotion.

    Dikutip dari The Healthy, pahamilah apa sebenarnya faktor perlindungan matahari (SPF). SPF merupakan pertimbangan penting ketika memilih produk perlindungan matahari. Hal ini mengacu pada tingkat perlindungan kulit terbakar yang disediakan oleh produk, tetapi hanya mencakup kerusakan yang disebabkan oleh radiasi ultraviolet B (UVB), melainkan bukan radiasi UVA.

    Ada banyak kebingungan seputar nomor SPF. Sebagai contoh, beberapa orang percaya bahwa jika mereka biasanya terbakar matahari dalam satu jam, maka menggunakan tabir surya SPF 15 berarti mereka dapat dengan aman keluar selama 15 jam. Hal itu justru salah.

    "Semakin tinggi SPF, semakin sedikit kulit terbakar dan lebih banyak perlindungan," ujar Laura Ferris, MD, PhD, profesor dermatologi di Fakultas Kedokteran Universitas Pittsburgh.

    Dia menyarankan memilih produk dengan SPF 30 atau lebih tinggi. Namun, tidak ada tabir surya yang dapat menghalangi 100 persen sinar UVB matahari. Terlebih lagi, SPF angka tinggi bertahan dalam jumlah waktu yang sama dengan SPF angka rendah.

    FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mensyaratkan produk tabir surya dengan SPF di bawah 15 untuk memasukkan peringatan. Yakni tentang risiko kanker kulit dan risiko penuaan kulit.

    Tabir surya sendiri tersedia dalam beragam bentuk. Di antaranya, ada yang berbentuk semprotan, minyak, lotion, krim, gel, mentega, pasta, dan salep. Semua dapat melindungi kulit Anda jika Anda menggunakannya dengan benar.

    "Banyak produk make-up atau pelembap juga mengandung perlindungan terhadap sinar matahari. Tetapi, pengguna harus berhati-hati dengan produk kombinasi ini," kata Rebecca Baxt, MD, dokter kulit di Paramus, New Jersey.

    "Tabir surya hanya bertahan selama dua jam. Jadi jika Anda memakainya pada jam 7 pagi, pada jam 9 pagi semuanya hilang. Ini bukan tentang produknya, tetapi penggunaan Anda terhadap produk," tambahnya.

    Pertimbangan lainnya, tentang tabir surya spektrum luas. Ini berarti tabir surya memberikan perlindungan dari sinar ultraviolet UVA dan UVB matahari. Beberapa produk akan mengatakan bisa memblokir cahaya biru, juga spektrum sinar matahari serta sinar yang dipancarkan oleh tablet, komputer, dan smartphone.

    "Jika Anda sering menggunakan perangkat layar, pertimbangkan filter sinar biru UV untuk layar Anda, tetapi cari juga produk perlindungan matahari yang memblokir UVA dan UVB," papar Dr. Melissa Piliang, MD, dokter kulit dan ahli dermatologi di Cleveland Clinic Foundation di Ohio.

    Kemudian, pilih krim yang tepat untuk kulit Anda. Adalah mungkin untuk menemukan tabir surya yang tepat untuk jenis kulit Anda. Jika Anda cenderung berjerawat, pilih sunscreen atau sunblock yang non-komedogenik, yang berarti tidak akan menyumbat pori-pori Anda dan menyebabkan atau memperburuk jerawat.

    "Gel juga lebih kecil kemungkinannya untuk memblokir pori-pori. Jika Anda memiliki kulit kering, krim atau lotion lebih baik daripada gel. Anda juga dapat memilih tabir surya yang terbaik untuk setiap aktivitas," pungkasnya.

    (FIR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id