Pandemi Melahirkan Kembali Rasa Berbagi

    Yatin Suleha - 15 September 2020 19:17 WIB
    Pandemi Melahirkan Kembali Rasa Berbagi
    Pandemi menjadikan kita saling berbagi. Hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan rasa bahagia pada psikologi kita. (Foto: Dok. Istimewa)
    Jakarta: Situasi sulit tak membuat satu sama lain jadi berjauhan. Berbagi baik pribadi maupun perusahaan terus ikut membantu masyarakat yang kekurangan dalam masa pandemi covid-19 ini. Berbagai alasan baik dari saling berbagi juga bermanfaat bagi kesehatan psikologi kita.

    Sebuah studi yang dilakukan oleh Michael Norton di Harvard Business School pada tahun 2008 menyimpulkan bahwa memberikan sejumlah uang pada orang lain dapat meningkatkan kesejahteraan dan rasa bahagia, dibandingkan dengan membelanjakannya untuk diri sendiri. 

    Studi lainnya juga menyebutkan bahwa berbuat baik dengan berbagi juga dapat membuat panjang umur. Studi tersebut menganalisis hubungan antara murah hati dan berbagi kekayaan dengan harapan hidup atau lama usia seseorang.

    Studi yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Science tersebut menemukan hubungan antara berbagi kekayaan dengan lamanya masa hidup seseorang.

    Penelitian ini mendefinisikan berbagi kekayaan yang juga menemukan arti bahwa berbagi berarti juga memiliki hubungan sosial yang kuat.

    Dan tentu saja di masa pandemi covid-19 ini menjadi kesempatan terbaik bagi setiap perusahaan untuk meningkatkan kepedulian kepada karyawan dan masyarakat. 

    Pandemi Melahirkan Kembali Rasa Berbagi
    (Dukungan dari perusahaan diharapkan ke depannya juga dapat membantu membentuk suatu sistem ketahanan ekonomi yang baik dalam melawan kondisi pandemi seperti saat ini. Foto: Istimewa)

    Kegiatan kepedulian sosial yang dilakukan secara terstruktur dan berkesinambungan selain bisa memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar ternyata dapat dijadikan sebagai kegiatan humas yang baik bagi perusahaan. 

    Hal tersebut disampaikan Founder Center for Public Relations, Outreach and Communication (CPROCOM), Dr. Emilia Bassar, dalam menyikapi kegiatan Community Social Responsibilty (CSR) yang dilakukan oleh produsen baja nasional PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) dengan memberikan paket beras kepada sekitar 6000 karyawan dan 650 warga yang berada di dalam delapan lingkungan Rukun Tetangga sekitar pabrik GRP tepatnya di daerah Cikarang Barat.

    “Bantuan untuk memberikan bahan pokok seperti beras itu sangat baik dan boleh dilakukan terutama pada saat pandemi seperti ini. Selain bantuan sembako, perusahaan juga bisa membantu peningkatan kapasitas untuk membantu ekonomi keluarga dari local community maupun karyawan. Misalnya saja seperti membuat beragam alat pelindung kesehatan,” ujar Emillia. 
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id