YKPI Luncurkan Mobil Kemoterapi

    Sunnaholomi Halakrispen - 26 Februari 2020 12:56 WIB
    YKPI Luncurkan Mobil Kemoterapi
    Acara penyerahan hibah unit mobil kemoterapi dan terapi sistemik YKPI pada RS Kanker Dharmais. (Foto: Dok. Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)
    Jakarta: Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) meluncurkan satu unit mobil kemoterapi dan terapi sistemik pertama di Indonesia. Hal tersebut dilakukan untuk membantu meningkatkan pelayanan medis untuk para penyintas kanker di Rumah Sakit Dharmais selaku Rumah Sakit Pusat Kanker Nasional.

    Antrean untuk pasien rawat inap dan rawat jalan dinilai cukup panjang. Per harinya, rata-rata sebanyak 150-200 pasien per hari.

    Sementara, pengobatan kepada pasien kanker saat ini semakin berkembang dan upaya untuk melaksanakan optimalisasi tingkat keberhasilan penyembuhan dalam pengobatan pasien kanker, salah satunya melalui kemoterapi.

    "Ini antre untuk mendapatkan pelayanan. Jadi dengan adanya unit mobil ini, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dan juga untuk memotong antrean dan menghilangkan kejenuhan," ujar Ketua YKPI Linda Agum Gumelar di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat, Rabu, 26 Februari 2020 dalam acara penyerahan hibah unit mobil kemoterapi dan terapi sistemik YKPI pada RS Kanker Dharmais selaku Rumah Sakit Pusat Kanker Nasional.

    Linda memaparkan bahwa masalah kejenuhan tidak bisa dibiarkan terus-menerus. Bahkan, hal itu bisa menjadi masalah jangka panjang para penyintas kanker untuk ke depannya.

    "Jadi memang banyak yang kemoterapi, mereka harus antre kemudian ada jenuhnya kadang-kadang juga merasa bosan, takut, dan mual, akhirnya untuk kembali lagi mereka melarikan diri. Ini harus kita cegah," tuturnya.

    YKPI Luncurkan Mobil Kemoterapi
    (Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) meluncurkan sau unit mobil kemoterapi dan terapi sistemik pertama di Indonesia untuk membantu meningkatkan pelayanan medis untuk para penyintas kanker di Rumah Sakit Dharmais selaku Rumah Sakit Pusat Kanker Nasional. Foto: Dok. Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)

    Mobil yang diberikan kali ini pun diharapkan dapat menjadi solusi tepat, bukan hanya untuk penyintas kanker payudara namun unuk semua pasien kanker yang memerlukan kemoterapi. Fasilitas yang tersedia di dalam mobil pun lengkap.

    "Di mobil ada alat-alat untuk kemoterapi. Tapi kan kalau obat harus dioplosnya di rumah sakit ada caranya sendiri, itu nanti akan dibawa ke mobil. Atau bisa juga mungkin bekerja sama dengan rumah sakit lain," paparnya.

    Ia berharap untuk ke depannya pasien tidak perlu jauh-jauh datang ke rumah sakit pusat. Melainkan, datang ke rumah sakit terdekat dari tempat tinggal mereka.

    "Itu mungkin bisa menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan. Ini baru pertama di Indonesia. Rupanya dari Dirut melihat di Inggris lalu mengaplikasikannya di Indonesia," ucapnya.

    PLT Direktur Utama RS. Kanker Dharmais Dr. dr. Iwan Dakota, Sp.JP (K), MARS, pun berharap, keberadaan mobil kemoterapi ini dapat meminimalisir antrean pasien di rawat inap dan rawat jalan, mensosialisasikan kemoterapi untuk pasien kanker.

    Khususnya, pasien kanker payudara secara tepat waktu dan tepat sasaran, mempermudah akses untuk mendapatkan pengobatan kemoterapi serta mempromosikan Rumah Sakit Kanker Dharmais dan Yayasan Kanker Payudara Indonesia.

    "Selain itu diharapkan para pasien yang belum tertampung antrean kemoterapi dari RSKD maupun RS Jejaring atau binaan RSKD dapat terfasilitasi dengan adanya pelayanan mobil kemoterapi dan terapi sistemik ini," pungkas Dr. Iwan.





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id