Kenali Hernia Umbikalis, Pusar Bayi yang Memanjang

    Anda Nurlaila - 18 Januari 2020 17:04 WIB
    Kenali Hernia Umbikalis, Pusar Bayi yang Memanjang
    Bagi ibu bayi usia beberapa minggu hingga bulan ukuran tali pusar yang lebih panjang bisa menimbulkan kecemasan. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Bagi ibu bayi usia beberapa minggu hingga bulan ukuran tali pusar yang lebih panjang bisa menimbulkan kecemasan. Apalagi tali pusar tampak semakin keluar ketika bayi menangis atau saat buang air besar.

    Hal ini menimbulkan pertanyaan bagi orang tua. Apakah ini sesuatu yang perlu dikhawatirkan? Dokter anak Alan Greene mengatakan kondisi tersebut adalah hernia umbikalis yang umum terjadi pada bayi dan akan hilang dengan sendirinya. 

    Hernia umbilikalis terjadi saat bayi dalam kandungan. Ada dua otot besar di perut, yakni otot rectus abdominus yang akan terhubung satu sama lain segera setelah bayi lahir. Meski mungkin terlihat menakutkan, sebagian besar kondisi hernia umbikalis tidak menyakitkan dan tidak berbahaya.

    "Pada beberapa anak, celah di antara otot berlangsung lebih lama. Sekitar 95 persen hernia umbikalis akan menutup saat bayi berusia satu tahun," katanya seperti dimuat dalam Parents.

    Greene menambahkan, bukan seberapa panjang tali pusar tetapi seberapa besar pembukaan di antara kedua otot tersebut.  Jika ukurannya masih satu inci dapat merapat setelah satu tahun. "Saat anak masih dalam usia pra sekolah dan TK pembedahan sederhana dapat dilakukan untuk memperbaiki hal ini," ucapnya. 

    Pengobatan tradisional seperti meletakkan koin atau pita di atas tali pusar untuk membuatnya lebih cepat menyatu tidak dapat membantu. Sekitar 95 persen hernia umbikalis akan menghilang dan persentase yang sama menghilang tanpa penanganan medis apa pun. 





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id